Menu

Ketua Jurkam Halim-Komperensi Heran, Kenapa Orang Kena Musibah Kok Dikecam

Replizar 1 Oct 2020, 16:50
Ketua Jurkam Halim-Komperensi Heran, Kenapa Orang Kena Musibah Kok Dikecam (foto/int)
Ketua Jurkam Halim-Komperensi Heran, Kenapa Orang Kena Musibah Kok Dikecam (foto/int)

RIAU24.COM -  KUANSING- Belakangan ini, ramai orang membicarakan dan menyudutkan H Halim, yang dari hasil rilis resmi Tim Gugus Covid-19 Kabupaten, dinyatakan reaktif positif mengalami Covid 19.

zxc1

Sehingga Ketua Juru Kampanye Tim H Halim-Komperensi, Ir Mardianto Manan MT pun angkat bicara. Dia merasa aneh, mengapa seorang H Halim di kecam dan disudutkan. "Sudahlah orang dapat musibah kok di kecam. Siapa yang mau kena penyakit Covid-19," ungkap Mardianto Manan, Selasa (29/9/2020). 

H Halim sebagai Wakil Bupati dan Calon Bupati, sudah melakukan Swab Mandiri, hanya saja pengumuman hasilnya yang baru diumumkan. Karena memang ada jangka limit hasilnya baru terlihat, dan itu menjadi kewenangan pihak rumah sakit menyampaikan.

zxc2

Saat pengundian nomor urut, tanggal 24 September lalu, sebelum masuk ke ruangan KPU, telah dilakukan pengukuran suhu tubuh pada H Halim. Hasilnya normal, sehingga KPU memperbolehkan masuk ke ruangan. "Dan saya tak pernah menghilang, ada di rumah saja. Kalau saya di tracking, tak benar juga. Karena saya tak pernah kontak dengan Pak Wabup H Halim sejak Pendaftaran di KPU tanggal 4 September lalu," tuturnya.

Selain itu, terkait penilaian beberapa media online di Pekanbaru yang menyebut dirinya menghilang, sangat tidak benar. Media atau jurnalis yang bersangkutan tidak pernah menghubungi dirinya sama sekali. "Aneh saja, yang membuat berita tanpa konfirmasi dan hanya kutip sana sini tanpa ada azas tanggung jawab kevalidan data yang akan diberitakan," tegasnya.

Dirinya terbuka pada siapa saja, handphone ia pergunakan aktif 24 jam tak pernah mati. Bahkan, Senin (28/9/2020) siang kemaren, ia bertemu dengan Hasbullah dari Goriau.com dan Nasuha dari Tribun Pekanbaru, berbincang lama di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru. "Saya sampai hari ini, Insya Allah sehat," tuturnya.

Ia mengajak semua orang untuk berpikiran positif dan tidak menyudutkan seseorang yang terkena musibah seperti H Halim. "Hari ini mungkin virus ini menyerang beliau. Tapi besok, kita dan anda semua, atau bisa calon lain," ujar Mardianto Manan.