Ossy Dermawan Merasa Risih dengan 2 Poin Pendapat Ferdinand Hutahaean

M. Iqbal
Senin, 12 Oktober 2020 | 10:41 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan R24/ibl Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan

RIAU24.COM - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan enggan menanggapi alasan soal Ferdinand Hutahaean keluar dari partainya. Dia menyebutkan jika ia tak sependapat dengan dua poin pernyataan Ferdinand.

"Saya tidak sependapat atas dua pernyataan Ferdinand tersebut. Namun karena yang bersangkutan sudah keluar dari Partai Demokrat secara baik-baik, saya pikir tidak baik jika dilanjutkan berdebat kusir di media," ujar Ossy dilansir dari Tempo.co, Senin, 11 Oktober 2020.

Dia sendiri mengetahui Ferdinand mundur dari pernyataan terbukanya pada Sabtu kemarin. Tapi Ferdinand belum mengirim surat pengunduran diri secara resmi.

Baca juga: Karena Hal Ini, Pakar Sarankan Jokowi Lakukan Perombakan Kabinet Lagi

"Suratnya mungkin besok (hari ini)," lanjutnya.

Untuk diketahui, Ferdinand mengaku mundur dari Demokrat lantaran berbeda sikap dan pandangan terkait sejumlah isu dengan para pengurus partai di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono itu. Puncaknya, kata dia, yakni isu Undang-undang Cipta Kerja.

Menurut Ferdinand, omnibus law itu justru sangat Pancasilais. Sebaliknya, Demokrat menilai UU Cipta Kerja bermasalah dan menolaknya di rapat paripurna.

Baca juga: Foto-foto Ganjar Pranowo Viral di Medsos Sering Dibandingkan Dengan Jokowi, Netizen: Pencitraan

Ia juga mengaku tak nyaman dengan cara kepengurusan AHY mengelola partai. Menurut dia, partai berlambang bintang mercy itu tak kunjung jelas arahnya.

"Maka saya bersikap untuk pergi dan mundur," ujar Ferdinand kepada Tempo, Minggu 11 Oktober 2020.


Informasi Anda Genggam


Loading...