Makin Panas, Polisi Mulai Pukul Mundur Massa Penyusup di Aksi 1310, Gas Air Mata Ditembakkan

Siswandi
Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:31 WIB
Massa berlarian menuju kolam guna menghindari tembakan gas air mata yang dilepas petugas Kepolisian. Foto: int R24/wan Massa berlarian menuju kolam guna menghindari tembakan gas air mata yang dilepas petugas Kepolisian. Foto: int

RIAU24.COM -  Situasi di lokasi aksi 1310 menolak tolak UU Omnibus Cipta Kerja yang digelar Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, Selasa 13 Oktober 2020 sore ini, terasa makin panas. Hal itu setelah adanya massa yang tidak dikenal yang tiba-tiba datang. Tak sekedar itu, mereka langsung melempari petugas Kepolisian dengan batu dan botol.

Pantauan rmol di lokasi, peristiwa itu bermula saat massa aksi 1310 mulai membubarkan diri dari lokasi aksi unjuk rasa di depan Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata. 

Baca juga: Saling Dijodohkan Warganet, Cita Citata Akui Indra Bruggman Kriterianya

Di saat massa aksi mulai bubar, tiba-tiba muncul massa dari kelompok lain yang langsung berbuat onar. Awalnya, pihak Kepolisian masih berusaha menahan diri. Namun massa dari kelompok ini terus melakukan pelemparan.  

Akhirnya, sikap tegas pun dilakukan. Petugas Kepolisian akhirnya mulai menembakkan gas air mata guna membubarkan massa. 

Sementara, anggota Brimob yang menggunakan kendaraan sepeda motor juga diturunkan untuk memukul mundur massa yang terus menyerang aparat keamanan. 

Baca juga: Pria Ini Lakukan Pengobatan Alternatif Patah Tulang, Akhirnya Tangan Malah Membusuk dan Harus Diamputasi

Hingga sore ini, situasi di lokasi aksi masih terasa panas. Massa tampak berlari berhamburan ke berbagai jalan di sekitar lokasi. Beberapa ada yang berusaha menjauh. Ada juga yang menceburkan diri ke kolam yang berada di dekat lokasi. 

Sebagian massa yang lari ke Jalan Budi Kemuliaan, terlihat terus ditembaki oleh polisi menggunakan gas air mata. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...