Menu

Salut, Agar Bisa Bertemu Langsung Prajuritnya, Jenderal Ini Rela Terobos Zona Merah yang Jadi Basis OPM di Papua

Siswandi 14 Oct 2020, 11:17
Danrem 172 Praja Wira Yakthi, Brigjen Izak Pangemanan mendatangi langsung pos TNI di Papua. Foto: int.
Danrem 172 Praja Wira Yakthi, Brigjen Izak Pangemanan mendatangi langsung pos TNI di Papua. Foto: int.

RIAU24.COM -  Salut. Itulah ungkapan yang pantas disematkan kepada Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 172 Praja Wira Yakthi, Brigadir Jenderal Izak Pangemanan. 

Agar bisa bertemu dan melihat langsung kondisi prajuritnya di lapangan,  ia rela menembus zona merah yang tak lain adakah basis utama kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Tentu saja aksi ini beresiko tinggi. Bila salah dalam melangkah, nyawa jadi taruhannya.  Bukan saja karena ancaman dari OPM,  kondisi mesan yang harus dilewati juga sangat rawan karena berbukit-bukit dan sangat curam.  

Hanya dengan berbekal senjata dan rompi antipeluru, Brigjen Izak bahkan sampai menerobos Distrik Mbua di Kabupaten Nduga, Papua. 

Kawasan ini dikenal rawan dan paling ganas karena merupakan basis pertahanan OPM. Bahkan aksi teror kerap dilakukan OPM di kawasan ini.  

Dilansir viva,  yang merangkum keterangan resmi TNI,  Rabu 14 Oktober 2020,  kunjungan itu dilakukan Brigjen Izak pada Sabtu 10 Oktober 2020 atau akhir pekan kemarin.  

Menurutnya,  hal itu dilakukan supaya dirinya bisa bertemu para prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan).

Pihaknya ingin memberikan dorongan semangat kepada para prajurit TNI yang bertugas di kawasan itu.

Asal tahu saja,  perjalanan menuju pos tugas prajurit TNI bukan sebuah perjalanan yang mudah. 

Selain daerah itu menjadi basis utama OPM, medan menuju lokasi juga sangat parah. Maklumlah lokasi berada di pedalaman Papua.

Jalan menuju ke Distrik Mbua terjal dan cuma berlandaskan batu-batu besar yang licin dan lepas, belum lagi cuaca di lokasi sangat ekstrem. Mobil TNI yang dikerahkan mengantar Brigzen Izak beberapa tergelincir. Bahkan terpaksa melaju dengan bantuan tali.

Dengan dikawal beberapa prajuritnya, Brigjen TNI Izak akhirnya tiba juga di lokasi setelah 13 jam perjalanan.  

Sesampainya di Pos TNI, Brigen Izak langsung bercengkrama dengan pasukannya.

"Kepada prajurit, saya mengingatkan agar selalu meningkatkan komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan mengingat akhir-akhir ini aktivitas kelompok separatis bersenjata terus meningkat. Jangan ada gesekan sekecil apa pun dengan masyarakat yang dapat menimbulkan konflik baru," ungkapnya.  ***