Ulama di Aceh Mengatakan Haram Untuk Bermain PUBG dan yang Memainkannya Harus Dicambuk

Devi
Senin, 26 Oktober 2020 | 13:56 WIB
Ulama di Aceh Mengatakan Haram Untuk Bermain PUBG dan yang Memainkannya Harus Dicambuk R24/dev Ulama di Aceh Mengatakan Haram Untuk Bermain PUBG dan yang Memainkannya Harus Dicambuk

RIAU24.COM -  Jika Anda seorang gamer PUBG aktif, Anda juga seorang pelanggar hukum Islam di Aceh, Indonesia, menurut ulama di sana.

“Karena Aceh adalah provinsi yang taat hukum, maka pelanggar yang melakukan perbuatan haram yang dilarang oleh agama Islam layak untuk diseret atau dicambuk sesuai aturan yang diatur oleh Aceh,” kata Tengku Abdurrani Adian, Ketua Ulama. DPRD Kabupaten Aceh Barat dalam keterangannya yang direkam Kompas.

Ia menambahkan, PUBG merupakan game yang mengandung unsur kekerasan dan peperangan dan pemain harus dihukum cambuk di depan umum.

Baca juga: Covid-19 Diklaim Bukan Dari China Melainkan India, Ini Penjelasannya

Hingga Juni tahun lalu, Majelis Ulama Aceh mengeluarkan fatwa yang melarang PUBG ilegal di kabupaten tersebut. Fatwa tersebut dikeluarkan karena permainan tersebut dikatakan memiliki banyak dampak negatif bagi masyarakat, terutama generasi muda.

PUBG juga diidentikkan sebagai game yang sarat dengan unsur kekerasan dan perang, dikhawatirkan berdampak psikologis pada moral para pemainnya. Saat ini belum ada penerapan undang-undang atau hukuman fisik yang melarang permainan tersebut, namun Tengku Abdurrani mengatakan pemerintah Aceh masih bisa menjalankan hukuman tersebut.

Baca juga: Israel Dituding Jadi Dalang Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran



“Sebagai seorang Muslim, jika mereka terus bermain tentu saja mereka berdosa. Mereka akan bertanggung jawab atas dosa-dosanya selanjutnya, ”ujarnya seraya menambahkan harapannya agar pemerintah Aceh segera merealisasikan fatwa para pemain PUBG yang bisa kena cambuk sesuai UU No 6 Tahun 2014 Hukum Pidana Islam.

Ia juga meminta agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengakui putusan Majelis Ulama Aceh sebelumnya untuk melarang permainan tersebut. Para ahli percaya bahwa video game online membawa lebih banyak kerugian daripada keuntungan. Menurut mereka, PUBG menyebabkan pemain menjadi ketagihan dan dipengaruhi oleh perilaku kekerasan.



Informasi Anda Genggam



Loading...