Polres Kuansing Berhasil Musnahkan 25 Unit Alat Dompeng, Dari Razia PETI

Replizar
Rabu, 04 November 2020 | 15:41 WIB
Polres Kuansing Berhasil Musnahkan 25 Unit Alat Dompeng, Dari Razia PETI (foto/zar) R24/zar Polres Kuansing Berhasil Musnahkan 25 Unit Alat Dompeng, Dari Razia PETI (foto/zar)

RIAU24.COM -  KUANSING- Beberapa hari terakhir ini, aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali bermunculan. Kali ini berada di Wilayah Desa Titian Modang Kecamatan Kuantan Tengah, Desa Gunung Kesiangan dan Desa Banjar Lopak Kecamatan Benai.

Akibat dari aktivitas PETI tersebut, masyarakat yang berada di Wilayah tersebut menjadi resah. Sehingga berdasarkan pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada Kapolres Kuansing pada Senin (2/11).

Baca juga: Kontak Erat Bertambah 1 Kasus, dan 5 Pasien Dinyatakan Sembuh Covid-19 di Kuansing



Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM membenarkan kegiatan Razia PETI Dompeng Emas yang dilaksanakan jajarannya. "Tadi malam saya pimpin kegiatan Razia di Desa Titian Modang Kuantan Tengah, dan pagi ini saya pimpin Razia di Desa Gunung Kesiangan dan Desa Banjar Lopak Benai," Ungkap Kapolres kepada wartawan Rabu (4/11).

Dijelaskannya, Kegiatan Razia Peti di Desa Titian Modang Kecamatan Kuantan Tengah, berhasil memusnahkan 8 unit Alat Dompeng dan Rakitnya, serta mengamankan 1 Alat Dompeng serta 1 unit mesin Robin. Dan saat pelaksanaan Razia dilakukan sekitar 21.00 Wib tidak ditemukan pelaku PETI di TKP. "Seluruh Alat Dompeng dalam keadaan baik, dan langsung kami musnahkan di TKP dengan cara dirusak, dengan di pukul martil dan dibakar," ujarnya.

Baca juga: Bertambah Enam Kasus, Total Terkonfirmasi Menjadi 904 Kasus



Sedangkan kegiatan Razia PETI di Desa Gunung Kesiangan Kecamatan Benai, berhasil dimusnahkan 7 unit Alat Dompeng dan Rakitnya. Dan di Desa Banjar Lopak Benai juga dimusnahkan 10 unit Alat Dompeng dan Rakitnya. Saat pelaksanaan Razia sekitar Pukul 10.30 Wib tidak ditemukan pelaku PETI di TKP, karena terpantau kabur saat petugas tiba di lokasi. Seluruh Alat Dompeng juga dalam keadaan baik dan langsung dimusnahkan di TKP, dengan cara dirusak dengan di pukul martil dan dibakar," tegasnya.

Ditambahkannya, Kegiatan penanganan PETI ini akan terus dilaksanakan oleh jajaran Polres Kuansing melalui kegiatan Preemtif, Preventif serta Represif. " Kami berharap masyarakat tetap terus berpartisipasi dalam rangka pemberantasan PETI, dengan memberikan informasi terkait aktifitas PETI diwilayahnya kepada kami," harapnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...