Obat-obatan Untuk Pasien COVID-19 yang Dibuang Di Sungai Membunuh Ratusan Ikan Di Jammu dan Kashmir

Devi
Selasa, 10 November 2020 | 14:57 WIB
Obat-obatan Untuk Pasien COVID-19 yang Dibuang Di Sungai Membunuh Ratusan Ikan Di Jammu dan Kashmir R24/dev Obat-obatan Untuk Pasien COVID-19 yang Dibuang Di Sungai Membunuh Ratusan Ikan Di Jammu dan Kashmir

RIAU24.COM -  Ratusan ikan mati ditemukan di beberapa tempat di sepanjang Sungai Neeru di daerah Bhaderwah di distrik Doda Jammu dan Kashmir.

Ditengarai obat-obatan yang digunakan untuk pasien COVID jadi penyebabnya, setelah ratusan ikan mati secara misterius dan ditemukan terapung di sungai dekat Candi Gupta Ganga, Parnala dan daerah Atal-garh, kata pejabat tersebut.

Baca juga: Ayah Tujuh Anak Ini Lumpuh Setelah Disuntik Vaksin Johnson & Johnson

"Kami telah mencatatnya dengan serius dan tim pencari fakta telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut dan mereka yang dinyatakan bersalah akan ditangani sesuai hukum yang berlaku," Wakil Komisaris Tambahan, Bhaderwah, Rakesh Kumar mengatakan kepada kantor berita PTI.

Namun otoritas rumah sakit menyatakan bahwa bahkan obat-obatan yang kadaluwarsa tidak dibuang ke mana pun tetapi dibuang dengan benar setiap bulan di hadapan petugas senior.

Sungai Neeru dianggap sebagai sumber kehidupan tambahan di kabupaten Bhadarwah karena merupakan sumber utama air minum dan menyediakan pasokan air untuk puluhan tambak ikan trout selain menjadi sumber pendapatan bagi nelayan setempat.

Baca juga: Media Sosial India Dibanjiri Teriakan Bantuan Keluarga Penderita COVID-19 di Tengah Meningkatnya Kasus

"Kami menemukan ratusan potongan obat berbeda mengambang di beberapa tempat dan menimbulkan peringatan karena ratusan ikan mati secara misterius beberapa waktu lalu," kata Neeraj Singh Manhas, seorang penduduk Atalgarh.

Ia mengatakan, obat-obatan tersebut antara lain hydroxychloroquine, azithromycin, betamethasone, paracetamol, zinc tablet yang sudah kadaluwarsa pada 2022. Hal itu jelas menunjukkan bahwa obat-obatan tersebut ditujukan untuk pasien Covid dan telah dibuang ke sungai karena alasan yang tidak diketahui, kata Manhas.


Internasional
Informasi Anda Genggam


Loading...