Bapokting di Bengkalis Hingga Saat Ini Masih Cenderung Stabil

Dahari
Jumat, 13 November 2020 | 11:38 WIB
Indra Gunawan, Kadisdagprin R24/hari Indra Gunawan, Kadisdagprin

RIAU24.COM - BENGKALIS - Untuk memastikan harga sejumlah bahan barang pokok penting (Bapokting) di Bengkalis sampai saat ini masih cenderung stabil. Meskipun beberapa bahan pokok mengalami kenaikan namun tidak begitu signifikan. 

Kepala Disdagperin Bengkalis Indra Gunawan. Diutarakan Indra Gunawan, kenaikan terjadi masih tahap kewajaran. 

"Biasalah kalau permintaan barang meningkat terjadi kenaikan. Namun tidak begitu masalah, tapi kita tetap akan mempersiapkan stok barang menjelang akhir tahun nanti antisipasi terjadi kelangkaan,"ujar Indra Gunawan, Jumat 13 November 2020.

Baca juga: Warga Tionghoa Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa Dipinggir Jalan Jendral Sudirman Desa Resam Lapis Bantan

Diutarakannya, lersiapan akhir tahun menjaga ketersedian akan disampaikan kepada seluruh distributor bahan pokok di Bengkalis. Guna mengantisipasi kelangkaan barang terjadi disaat akhir tahun. 

Sejauh ini kenaikan harga barang yang masih sering terjadi pada barang barang kebutuhan tergantung musim. Seperti cabe merah, ketersediaannya di daerah produksi sangat berpengaruh dengan harga di Bengkalis. 

"Kenaikan biasanya disebabkan daerah produksinya tidak musim panen, atau terjadi kendala tranaportasi, namun kenaikan masih dalam tahapan wajar,"ucapnya.

Baca juga: Pintu Masuk Bengkalis, Bupati Berang Ke Dishub Setelah Melihat Kondisi Toilet

Menurutnya, sejauh ini harga barang yang mengalami kenaikan diantaranya cabe merah keriting, bawang merah, bawang putih serta telur ayam. Kenaikan sejumlah Bapokting ini masih tahapan wajar kisaran dua sampai lima ribu rupiah.

Sementara sejumlah Bapokting lainnya masih dalam kondisi stabil. Bahkan beberapa diantaranya cenderung mengalami penurunan harga. Seperti harga cabe hijau yang sebelumnya Rp32 ribu rupiah perkilogramnya saat ini turun menjadi 30 ribu rupiah perkilogramnya. 

Kemudian cabe rawit dari harga lima puluh ribu rupiah perkilogram saat ini turun 32 ribu perkilogram.


Informasi Anda Genggam


Loading...