Waspada, Dinkes Catat 481 Kasus DBD di Pekanbaru, Tiga Diantaranya Meninggal Dunia

Ryan Edi Saputra
Jumat, 20 November 2020 | 09:54 WIB
Ilustrasi R24/put Ilustrasi

RIAU24.COM - PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat terhitung mulai Januari hingga pertengahan November 2020, terdapat 481 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru dan tiga pasien diantaranya meninggal dunia.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru dr Zaini Rizaldy Saragih saat ditanya terkait 3 warga meninggal akibat DBD, tak menampik hal tersebut.

Baca juga: Harga Bawang Naik Tipis, Cabai Merah Tetap Rp40 Ribu Per Kilogram

"Iya kalau tidak salah saya ada tiga meninggal," ujar Zaini Rizaldy Saragih, Jumat (20/11/2020).

Data yang diterima, satu pasien meninggal dari Kecamatan Senapelan dan dua lainnya dari Tenayan Raya. "Selebihnya, sudah ditangani dan sudah sembuh. Pasien meninggal satu orang di awal tahun lalu," terang Zaini Rizaldy Saragih.

Zaini Rizaldy Saragih mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Serta menjaga kebersihan lingkungan. 

Baca juga: Hari Ini Harga Daging Ayam dan Sapi Tidak Ada Kenaikan

Apalagi musim hujan akan mempercepat perkembangan nyamuk pembawa DBD. "Kita imbau masyarakat jaga kebersihan lingkungan, agar terhindar dari DBD," ungkapnya.

Adaoun sebaran jumlah kasus DBD di Pekanbaru ada 481, diantaranya, Kecamatan Sukajadi 18 kasus, Senapelan 20 kasus, Pekanbaru Kota 7 kasus, Rumbai Pesisir 25 kasus, Rumbai 30 kasus, Limapuluh 36 kasus, Sail 7 kasus, Bukit Raya 53 kasus, Marpoyan Damai 67 kasus, Tenayan Raya 84 kasus, Tampan 77 kasus dan Payung Sekaki 57 kasus.


Dbd Pemanbaru
Informasi Anda Genggam


Loading...