Webinar Ketahanan Pangan untuk Wartawan Usai, PWI-SPS Riau Siapkan Insentif Rp100 Juta untuk Peserta

Satria Utama
Selasa, 08 Desember 2020 | 13:15 WIB
Peserta webinar antusias dengarkan pemaparan narasumber R24/saut Peserta webinar antusias dengarkan pemaparan narasumber

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Webinar Ketahanan Pangan Bagi Wartawan Riau selama dua Senin - Selasa 7-8 Desember 2020 sukses dilaksanakan. Antusias peserta webinar sangat tinggi menimba ilmu dari dua orang narasumber yang sangat kompeten. 

Kedua narasumber yang dihadirkan PWI Riau dalam webinar ini adalah Azer Afwan dan Deni Risman. Kedua narasumber ini telah berhasil budidaya lele biofloc dan budidaya jahe merah. 

Baca juga: Masih di Atas Seribu, Ini Rincian Kasus Covid-19 di Provinsi Riau

Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang ketika dikonfirmasi menyebutkan, webinar ini terselenggara atas kerjasama PWI Riau dan SPS bersama SKK Migas dan Kontraktor Kerja Kerja Sama (KKKS) yang merupakan badan usaha tetap atau perusahaan pemegang hak pengelolaan kegiatan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi di Riau.

Di Indonesia khususnya di provinsi Riau, KKKS yang melakukan ekplorasi, ekploitasi minyak dan gas bumi adalah PT. Cevron, EMP, BSP, Pertamina PHE Siak, PErtamina PHE Kampar, Pertamina EP dan SPR Langgak. 

PWI Riau dan SPS Riau menyiapkan dana insentif Rp100 juta bagi anggota PWI untuk melakukan budidaya ketahanan pangan seperti berkebun jahe merah dan budidaya ikan lele melalui media biofloc. 

"PWI Riau mempersilahkan kepada peserta yang mengikuti webinar selama dua hari ini mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bergulir ini ke sekretariat PWI Riau paling lambat 31 Desember 2020," kata Zulmansyah ketua PWI Riau. 

Baca juga: Provinsi Riau dan Sumatera Utara Dominasi Kasus Covid-19 di Sumatera Hari Ini

Ditambahkan Zulmansyah, proposal yang disampaikan calon penerima dana bergulir ini sebelum diberikan, terlebih dahulu tim akan menseleksi dan mensurvei lokasinya. 

Selanjutnya setelah semua proses dilaksanakan barulah dana ini diberikan sesuai dengan kebutuhan proposal yang diajukan calon penerima. "Bagi yang mendapatkan bantuan dana bergulir ini wajib menyiapkan jaminan," ujarnya.

Zulmansyah mengucapkan terimakasih kepada para mitra SKK Migas dan KKKS atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini serta narasumber dan peserta yang telah aktif mengikuti webinar. *


Informasi Anda Genggam


Loading...