Lawan Kotak Kosong, Calon Walikota Ini Ngaku Cuma Wayang, Siapa Dalangnya?

Siswandi
Rabu, 09 Desember 2020 | 15:07 WIB
Hendrar Prihadi menyalurkan suaranya dalam ajang Pilkada Kota Semarang. Foto: int R24/wan Hendrar Prihadi menyalurkan suaranya dalam ajang Pilkada Kota Semarang. Foto: int

RIAU24.COM -  Pilkada Kota Semarang, termasuk lain dari yang lain. Karena dalam pemlihan kali ini, hanya ada satu calon yakni calon petahana Hendrar Prihadi. Sehingga, ia hanya akan melawan kotak kosong dalam keikutsertaannya dalam ajang Pilkada yang kedua baginya itu. Meski demikian, Hendrar mengaku dirinya hanya sebagai wayang. Apa maksudnya? 

Hendrar memberikan hak suaranya didampingi sang istri, Tia Hendi dan dua anak perempuannya di TPS 09 Lempongsari. Tak banyak komentar yang meluncur darinya, karena ia lebih banyak menyorot pelaksanaan Pilkada. 

Baca juga: Berikan Sanksi Untuk Kader yang Deklarasi Capres 2024, Pengamat Sebut PDIP Sedang Panik dan Berusaha Mengganjal Ganjar

Menurutnya, animo masyarakat Kota Semarang cukup tinggi, meski kondisinya masih di tengah pandemi Covid-19. 

"Prokesnya oke loh di TPS, karena kita dikasih sarung tangan plastik lalu tinta ditetes. Ini berarti kan prosedurnya memang sudah dihitung betul oleh KPU," lontarnya, dilansir rmol, Rabu 9 Desember 2020. 

Baca juga: Pernyataan Hasto Pecat Kader yang Dukung Deklarasi Ganjar Kian Panas, Begini Kelanjutannya

Disinggung soal penghitungan suara, ia sepenuhnya menyerahkan kepada KPU. Sedangkan soal target kemenangan, Hendi mengaku menyerahkan semuanya pada tim pemenangan.

"Kalau saya dari awal selalu bilang, saya wayangnya, dalangnya temen-temen semua. Jadi saya disuruh ke mana saja siap, tapi masalah menang dan berapa persen biar tim yang mengatur," ujarnya. ***


Informasi Anda Genggam


Loading...