Nadin Ilona Grimonia Mengidap Tumor Otak, Saat Ini Butuh Bantuan Dari Para Dermawan Untuk Berobat

Replizar
Rabu, 16 Desember 2020 | 13:38 WIB
Nadin Ilona Grimonia Mengidap Tumor Otak, Saat Ini Butuh Bantuan Dari Para Dermawan Untuk Berobat (foto/zar) R24/zar Nadin Ilona Grimonia Mengidap Tumor Otak, Saat Ini Butuh Bantuan Dari Para Dermawan Untuk Berobat (foto/zar)

RIAU24.COM -  KUANSING- Salah seorang gadis cilik yang berusia 13 Tahun, bernama Nadin Ilona Grimonia yang akrab di panggil Nadin, putri pasangan Sandi Alfario (Ayah) dan Pera Gusri Miranda (Ibu), berasal dari Desa Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau, didiagnosa Penyakit Tumor otak, dan saat ini sangat membutuhkan bantuan pengobatan dari para dermawan. 

Baca juga: Jam Malam Diberlakukan, Polres dan Forkopimda Ketatkan Pendisiplinan

Awalnya Nadin mengalami muntah-muntah, jalan sempoyongan seperti hilang keseimbangan. Gejalanya berlangsung cepat sampai kami bawa ke Dokter Neurolog Anak, dan melalui beberapa pemeriksaan dan CT Scan. Karena perawatan tidak memadai, maka oleh keluarganya, Nadin dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Disini dokter mendiagnosa ada tumor Otak/ Neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh, yang tidak semestinya di bagian cerebellum atau otak kecilnya bernama Medulloblastoma Grade IV.

Baca juga: Tingkatkan Kemampuan Tracer Personil Polres Kuansing, Ini Kata Kapolres


Menurut ayahnya Sandi Alfario, Nadin diagnosa oleh dokter mengidap penyakit tomor otak semenjak tahun 2018 atau semenjak umur 13 tahun. Saat ini Nadin sudah 2 kali dioperasi, radio terapi 33 kali, kemo 24 akan masih ada lagi 8 terapi yang akan dilakukan. Setelah itu, baru di CT-Scan ning untuk memastikan perkembangan tumor yang menimpa Nadin.


"Nadin Kalo sakit sampai tidak bisa menangis, kami sangat sedih melihat anak kami, Ya Allah sembuhkan Nadin dari segala penyakit ini," Ungkap Orang Tua Nadin, Sandi Alfario kepada wartawan di Kuansing.


Menurut Sandi, beberapa hari kedepan, Nadin harus dioperasi lagi di RS.M Jamil Padang. Namun saat ini keluarga memutuskan belum akan membawanya untuk operasi, disamping masih kemo juga karena tidak ada biaya untuk berobat.


"Saya ini hanya bekerja serabutan, tidak ada pekerjaan yang lain, hanya makan upah sedot pasir dan tukang, untuk biaya kebutuhan keluarga sehari-hari. Untuk biaya pengobatan kami tidak punya dana lagi," Ujarnya dengan sedikit terbata-bata.


Sementara obat yang harus ditebus untuk Nadin, sekali dalam sepuluh hari sekitar Rp.900.000. Selama ini uang itu kami peroleh dari menunggu bantuan keluarga, dan kedepannya kami belum tahu dari mana akan mendapatkan uang untuk perawatan putrinya tersebut," ujar Sandi dengan raut wajah sedih.


Dirinya (Sandi) merasa bingung dan harus berbuat apa lagi. Ditengah kegelisahannya, ia berhadapan dengan masalah kesulitan biaya ekonomi keluarga, yang pas-pasan ditambah dengan beban pengobatan Nadin membuatnya tak berdaya.

Kini dirinya berharap ada perhatian dari Pemkab Kuansing dan masyarakat, agar memberikan bantuan berobat buat anaknya, supaya dapat dirawat sesuai penyakit yang dideritanya," Tuturnya dengan penuh harap. 


Sedangkan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan dan memiliki rezeki, agar dapat memberikan bantuan untuk Nadin Ilona Grimonia  melalui Rekening " Kita Sanggup An. Fera  Gusti Miranda " di BNI Cabang Teluk Kuantan : 0866930010.


Informasi Anda Genggam


Loading...