BNN Pekanbaru Bertemu Ketua DPRD Hamdani, Sepakat Perkuat Kerja Sama Berantas Narkoba

Satria Utama
Rabu, 16 Desember 2020 | 14:00 WIB
Foto bersama Ketua DPRD Pekanbaru dengan pengurus BNN Pekanbaru R24/saut Foto bersama Ketua DPRD Pekanbaru dengan pengurus BNN Pekanbaru

RIAU24.COM -  Pengurus Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor DPRD Kota Pekanbaru. Kehadiran pengurus BNN itu langsung diterima Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS, SIP di ruangan rapat, Selasa (15/12/2020).

Dalam pertemuan tersebut, kepala BNN Pekanbaru Febri Firmanto mengungkapkan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang marak dewasa ini memiliki dampak bagi keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara di masa mendatang. 

Baca juga: Klinik Kecantikan dr. Vee Pekanbaru Hadirkan ‘Vampire Treatment’

"Pekanbaru selain sebagai daerah perlintasan juga merupakan target dari peredaran narkoba. Ini yang harus terus diwaspadai," ujarnya.

Dijelaskan Febri, narkoba masuk ke Pekanbaru dari Malaysia melalui kawasan perairan laut, khususnya lewat Dumai dan Bengkalis, dikarenakan banyaknya jalur tikus sebagai jalan mereka untuk masuk ke daerah Provinsi Riau. 

"Hal ini sangat serius untuk kita selesaikan permasahalannya karena akan berdampak kepada, terutama dari kalangan generasi muda sehingga lingkungan masyarakat sekitar," kata Febri.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru Hamdani MS, S.IP mengapresiasi dan berterima kasih dengan kunjungan Badan Narkotika Nasional Kota Pekanbaru. Ia setuju jika narkoba merupakan bencana yang dapat merusak generasi muda dan juga masyarakat di seluruh dunia. 

Baca juga: Yayasan AHM Kembali Bagikan Beasiswa Bagi Pelajar dan Guru Sebesar Rp 350 Juta

"Hal ini harus segera ditidaklanjuti oleh aparatur negara dengan terus meningkatkan kerjasama dengan warga sehingga dapat mengurangi kasus narkoba, khususnya di Pekanbaru," ujarnya. 

Ia berharap dengan silaturrahim ini dapat menguatkan peran BNN kota Pekanbaru dan DPRD Pekanbaru dan stakeholder lainnya dalam menekan jumlah peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba. 

"Narkoba jrlas bertentangan dengan hukum dan visi misi kota Pekanbaru sebagai smart city Madani. Insya Allah DPRD siap bekerjasama dengan BNN kota Pekanbaru dalam memerangi dan menekan jumlah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Pekanbaru. Apalagi DPRD sedang dalam proses pembuatan Perda penanggulangan dan pencegahan peredaran narkoba yang merupakan salah satu perda inisiatif DPRD Pekanbaru," jelasnya.

Hamdani juga mengajak berbagai elemen warga Pekanbaru untuk aktif mengedukasi anak-anak muda soal bahaya narkoba serta aktif menjaga kawasan temlat tinggal masing-masing agar tidak dimasuki para pengedar narkoba.***


Informasi Anda Genggam


Loading...