Demi Pembangunan Daerah, PWI Bengkalis Gelar Dialog Interaktif Melalui Radio

Dahari
Rabu, 23 Desember 2020 | 15:11 WIB
Ketua PWI Bengkalis dan Kabag Prokopim R24/hari Ketua PWI Bengkalis dan Kabag Prokopim

RIAU24.COM - BENGKALIS - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis menggelar Dialog Interaktif yang disiarkan diradio Indra Bengkalis, Rabu 23 Desember 2020.

Dialog interaktif tersebut bertemakan "Peran PWI Dalam Pembangunan Daerah". Adapun dalam dialog interaktif tersebut sebagai narasumber yaitu Ketua PWI Bengkalis Alfisnardo dan Kabag Prokopim Setdakab Bengkalis M. Fadhli.

Alfis menjelaskan, bahwa, sinergitas PWI dan pemerintah itu harus terjalin, demi pembangunan suatu daerah. Tanpa peran media disuatu daerah itu tidak akan maju.

"Pasalnya, PWI Bengkalis itu banyak media yang tergabung dengan bermacam macam media, baik cetak maupun elektronik. Kita di PWI tetap Wellcome dan semua rekan rekan wartawan bukanlah lawan melainkan kawan,"ujar Alfisnardo.

Baca juga: SA Bandar Sabu Siap Edar Diringkus Tim Opsnal Satnarkoba

Diutarakan Alfis, untuk saat ini, keanggotaan PWI Kabupaten Bengkalis itu sebanyak 48 orang, diantaranya, Bengkalis, Bukit Batu dan di kecamatan Mandau. Menurut Alfis, setiap wartawan yang ingin bergabung di PWI itu ada banyak tingkatannya.

"Ada tingkatan muda, sampai madya. Masuk anggota PWI bukanlah mudah, banyak jenjang yang dilewati. Alhamdulillah dari 48 anggota PWI masih ada 9 orang lagi yang belum mengikuti UKW,"ujarnya.

"Initinya yang tergabung di PWI, wartawan itu memiliki legalitas yang sangat kuat. Disamping itu, PWI Bengkalis juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan sosialisasi," ungkap Alfis lagi.

"Setiap kegiatan yang diselenggarakan PWI itu agar seluruh masyarakat tau. Saat kegiatan yang diselenggarakan PWI itu banyak masyarakat yang memberikan apresiasi kepada PWI Bengkalis,"ungkap Alfis lagi.

Seperti, lanjutnya, pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan PWI Bengkalis dengan tujuan agar, bagaimana anak anak baik mahasiswa itu ada minat menulis, dan harus memahami, bagaimana rambu rambu penulisan yang harus dilewati seperti 5W 1H.

Baca juga: Ules Tak Berkutik Saat Digulung Satnarkoba Polres Bengkalis

"Dan kedepan PWI Bengkalis, akan memberikan sosialisasi sampai ke desa desa. Seorang wartawan itu hanya menjalani profesinya. Alhamdulillah kawan kawan wartawan di Bengkalis sudah banyak yang paham. Jika setiap kegiatan itu baik yang kecil maupun yang besar tanpa dengan peran media, tidak ada dalam pemberitaan itu pasti banyak yang tidak diketahui masyarakat," pungkas Alfis.

Sementara, Kabag Prokopim Setdakab Bengkalis M. Fadhli langsung memberikan apresiasi dengan PWI Bengkalis, sudah menyelenggarakan dialog interaktif tersebut.

"Kita dari pemerintah kabupaten Bengkalis, memberikan apresiasi kepada PWI Bengkalis. Kita juga punya keterbatasan dan bekerjasama dengan PWI, PWI adalah penyampai informasi pemerintah daerah, yang disampaikan dari rekan rekan media,"ujarnya.

Menurut Fadhli, jadi informasi yang disampaikan oleh kawan kawan wartawan itu agar menyampaikan informasi dan harus memiliki sopan dan santun dari pemberitaannya.

"Disamping itu, peran wartawan sangat besar sekali. Jika suatu kegiatan itu sudah diberitakan pasti akan menjadi besar. Ditambah lagi, hingga kepelosok desa pasti banyak yang tau. Dan peran wartawan sangat besar,"pungkasnya.

 

 


Informasi Anda Genggam


Loading...