Lima Pelajar Indonesia Memposting Video TikTok Saat Menginjak-Injak Rapor, Ini yang Terjadi Selanjutnya...

Devi
Senin, 28 Desember 2020 | 10:16 WIB
Foto : TribunNews R24/dev Foto : TribunNews

RIAU24.COM -  Lima siswa sekolah menengah di SMP 1 Suela, Lombok Timur, Indonesia ditegur oleh sekolah mereka setelah video TikTok yang mereka posting online menjadi viral di seluruh negeri. Seperti dilansir portal berita Indonesia, Tribunnews, video TikTok tersebut diunggah sendiri oleh para siswa dan memperlihatkan mereka melempar rapor ke tanah dan menginjaknya berulang kali.

Para guru di sekolah tersebut menyayangkan tindakan siswanya dan mencapnya sebagai penghinaan terhadap institusi pendidikan negara. Beberapa guru yang mengajar siswa tersbut bahkan mengungkapkan bahwa mereka merasa sakit hati dengan kejadian tersebut dan bahwa siswa tidak berterima kasih kepada guru yang tanpa lelah mengisi rapor.

Seorang siswa bahasa Inggris di SMP 1 Suela, Ahmad Riadi Ahyar berkomentar, “Mereka sudah keterlaluan. Mereka tidak menghormati guru mereka yang begadang sepanjang malam untuk mengisi rapor mereka untuk membantu mereka dalam pendidikan mereka, tetapi mereka pada gilirannya membalas kami dengan menginjak rapor. ”

Baca juga: Rizal Ramli Kembali Sindir Sri Mulyani Sebagai SPG Bank Dunia dan IMF, Ini Sebabnya



Lebih lanjut Ahmad Riadi mengatakan bahwa guru harus ekstra rajin dalam mengisi rapor siswanya karena tidak boleh melakukan koreksi kertas cair atau koreksi apapun akibat kesalahan penulisan dalam sistem sekolah di sana. Guru bahasa Inggris itu mengaku terharu melihat video TikTok muridnya melakukan akting.

Pihak sekolah mengetahui tentang video tersebut setelah teman dari lima siswa tersebut melaporkan video TikTok tersebut kepada salah satu guru di sana. Insiden itu kemudian dibahas di antara para guru dan kepala sekolah.

Baca juga: Unggah Foto Bersama Pangeran Philip, SBY: Beliau Sosok yang Hangat dan Ramah

Pada tanggal 20 Desember, sekolah mengirimkan surat kepada kelima siswanya untuk datang ke sekolah keesokan harinya. Sekolah kemudian memutuskan untuk 'mengembalikan' siswanya kepada orang tuanya dan meminta mereka untuk mencari sekolah lain. Mereka segera diusir karena identitas dan kebanggaan sekolah secara harfiah 'diinjak' oleh mereka.

Baiklah, biarlah ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Berpikirlah sebelum Anda melakukan sesuatu demi menjadi viral karena hal itu mungkin akan menyulitkan Anda.


Nasional Tiktok
Informasi Anda Genggam


Loading...