Ilyas Husti Sesalkan Manuver Asyari Nur Pasca Pemilihan Ketua MUI Riau

Satria Utama
Minggu, 03 Januari 2021 | 09:22 WIB
Dr. Ilyas Husti R24/saut Dr. Ilyas Husti

RIAU24.COM -  Tudingan bahwa terpilihnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau yang baru akibat intimidasi terhadap sejumlah ulama sehingga membuat sejumlah ulama mundur dari kepengurusan MUI dibantah oleh Ketua MUI Riau terpilih, Dr. Ilyas Husti.

Ketua MUI Riau, Iliyas Husti menyesalkan manuver yang dilakukan Asyari Nur dan Zulhusni Domo dengan menyebarkan informasi yang tidak benar dan berusaha menggembosi kepengurusan MUI yang baru.

Baca juga: Prof Syafrinaldi Terpilih Kembali Jadi Rektor UIR 2021-2025

"Kalau tidak puas dan ingin mundur, kan bisa bicara dulu dengan saya secara baik-baik, apa masalahnya. Katanya ulama, harusnya lakukan dengan cara yang semestinya ulama lakukan, jangan menyebar informasi tak benar ke media," kata Ilyas, Minggu (3/1/2021).

Dijelaskan mantan Ketua MUI Pekanbaru, sejak awal yang terlihat ngotot dan melakukan intimidasi justru pihak Asyari Nur sendiri. "Siapa yang pertama meninju-ninju meja sehingga memancing reaksi musyawarah menjadi panas? Kan Pak Asyari Nur. Banyak kok yang menyaksikan. Demikian juga yang kasak-kusuk kesana kemari mempengaruhi peserta yang lain, lantas mengapa menuduh orang lain yang tak bermoral," ungkap Ilyas Husti.

Untuk diketahui saja, kata Ilyas, yang mundur itu hanya 4 orang, sedangkan yang ingin masuk untuk berkhidmad di MUI ini ratusan bahkan ribuan orang. "Jadi kalau ada lagi yang mundur dari penghargaan yang diberikan kepada mereka sebagai pengurus MUI, ya, silahkan saja, tapi jangan berbuat gaduh di MUI ini," ujarnya.

Ikyas mengaku tidak Ambisius untuk menjadi ketua MUI Provinsi Riau, tapi karena ini amanah yang dipercayakan oleh Musda kemaren tentu ia akan melaksanakan sesuai dengan kemampuannya.

Baca juga: Debat Visi Misi Calon Rektor UIR: Ujang Paman Siap Kalah, Syafrinaldi Dukung Calon Yang Menang

"Kalau nanti saya ternyata tidak mampu, tentu amanah ini akan saya serahkan kepada orang yang lebih mampu. Tak elok rasanya, kalau kita terlalu ambisius, lalu membuat manuver-manuver yang tidak terpunji, malu kita kepada Allah dan hamba Nya yang shaleh. Syukran, mohon maaf lahir dan batin," tutupnya.

Sebelumnya dikabarkan, sejumlah ulama menyatakan mundur dari susunan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau di bawah kepemimpinan Prof Ilyas Husti. Alasan para ulama ini mundur karena proses pemilihan Ilyas Husti sebagai ketua dilakukan dengan cara yang tidak sesuai karakter ulama.

"Setidaknya ada tujuh orang yang menyatakan mundur dari kepengurusan MUI Riau saat ini," ujar Asyari Nur yang dalam kepengurusan MUI Riau pimpinan Ilyas Husti menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.***


Informasi Anda Genggam


Loading...