Faisal Basri Minta Sandiaga Untuk Untuk Tidak Lakukan Promosi Pariwisata Dulu, Sebut Pemerintah Belum Mampu Tangani Pandemi

M. Iqbal
Senin, 04 Januari 2021 | 10:52 WIB
Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri R24/ibl Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri

RIAU24.COM - Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Faisal Basri, meminta kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno utnuk menahan diri melakukan promosi sektor pariwisata saat kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi.

Dilansir dari Tempo.co, Ahad, 3 Januari 2021, Faisal menilai pemerintah belum sepenuhnya mampu menangani pagebluk sehingga penambahan angka positif virus corona terus menanjak setiap hari.

"Tolong Pak Sandiaga jangan promosi pariwisata dulu. Siapkan infrastruktur yang pokok sehingga pasca-Covid, sektor pariwisata lebih cepat pemulihannya," kata dia, Ahad, 3 Januari 2021.

Baca juga: Usai Demo Tolak Pemecatan 57 Pegawai KPK, Sejumlah Mahasiswa Alami Teror Daring dan Aplikasi Percakapan Diretas

Dia menambahkan, kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah tatkala beberapa negara telah mampu menangani wabah dan menekan penyebaran virus corona.

Saat ini di Indonesia, kasus aktif tercatat mencapai lebih dari 100 ribu dengan penambahan pasien yang terinfeksi corona menyentuh 7.000 per hari.

Faisal melanjutkan, Indonesia seharusnya berkaca dari negara lain, seperti Iran, yang mampu menekan penyebaran wabah dari 500 kasus per hari menjadi 100 kasus per hari.

Baca juga: Tante Ernie: Doyan Makan Cita-cita Kurus, Netizen Balas Begini

Salah satu caranya, lanjut Faisal, adalah pemerintah mesti konsisten menerapkan kebijakan dan mempercepat pengetesan.

"Pemerintah sekarang takut meningkatkan testing. Kemampuan testing hari libur cuma 20 ribuan. Padahal India satu juta per hari," tutur Faisal.

Padahal, paling tidak, Faisal mengatakan pengetesan corona di Indonesia membutuhkan 100 ribu kali per hari.


Informasi Anda Genggam


Loading...