Menu

Mantan Manager Happy Mondays Ditangkap di Turki, Terlibat Kasus Kokain Senilai Rp1,5 Triliun

Riki Ariyanto 7 Jan 2021, 09:42
Mantan Manager Happy Mondays Ditangkap di Turki, Terlibat Kasus Kokain Senilai Rp1,5 Triliun (foto/int)
Mantan Manager Happy Mondays Ditangkap di Turki, Terlibat Kasus Kokain Senilai Rp1,5 Triliun (foto/int)

RIAU24.COM - Polisi mengamankan kokain senilai 80 juta poundsterling (Rp1,5 triliun) di kapal yang berlayar dari Kolombia. Selanjutnya mantan manajer tur band legendaris asal Inggris Happy Mondays, Anthony Murray ditangkap di Turki.

Dilansir dari Okezone, dari rekaman tamapk Murray (52) melarikan diri dari sebuah hotel cuma beberapa detik sebelum akhirnya tertangkap atas kasus narkoba besar-besaran. Murray adalah satu di antara 15 tersangka yang ditangkap pada Oktober tahun lalu ketika anjing mengendus 228 kilogram narkoba di atas kapal kargo di pelabuhan Ambarli Istanbul, Turki.

Kokain itu disembunyikan di 3.500 kantong pupuk di atas kapal dari Kolombia yang dikenal sebagai ibu kota kokain dunia. Berbagai foto dirilis oleh polisi di Turki tampak sekelompok polisi serta anjing pelacak berdiri di samping kokain dengan jumlah fantastis.

Murray yang digambarkan sebagai “baron narkoba Inggris”, telah berupaya kabur dari hotel setelah diduga mengetahui kesepakatan itu telah gagal.

 

Tetapi polisi berhasil menangkapnya di Sirkeci. Murray tamapk gugup di lobi hotel, sebelum polisi menyerang dan menangkapnya.

 

Polisi Turki klaim mantan bos tur itu dijuluki “dokter” dan bertanggung jawab terhadap pengiriman bersama dengan dua pria Turki. Dari sumber keamanan yang dilaporkan di Turki, Murray diduga berada di “tingkat manajemen” organisasi di balik penangkapan itu.

 

Murray yang dijuluki “Muzzer” sempat tertular Covid-19 tetapi sudah sembuh. Murray merupakan teman lama dari vokalis band legendaris Happy Mondays, Shaun Ryder.

Murray sendiri pernah ditangkap FBI Inggris dan dipenjara pada 2014 selama tiga tahun atas kesepakatan ganja seberat 29 Kg.