Dibandingkan Dengan Gibran, Pengamat Nilai Sosok Menteri yang Satu ini Lebih Berpeluang Lawan Anies Baswedan

M. Iqbal
Jumat, 08 Januari 2021 | 09:18 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan R24/ibl Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Bea Cukai

RIAU24.COM - Sebagai partai penguasa dan juga pemenang pemilu di DKI Jakarta, PDI Perjuangan bakal  mengusung kader sendiri di Pilkada DKI Jakarta tahun 2022 mendatang.

Seperti melansir dari Rmol.id, Kamis, 7 Januari 2021, Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra menyebutkan jika dari berdasarkan kalkulasi politik Pilkada Jakarta 2022, kemungkinkan akan muncul empat pasangan calon. Salah satunya tentu petahana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Empat paslon yang akan muncul dari PDIP sendiri, lalu ada PKS, Partai Gerindra, juga Partai Demokrat. Demokrat biasanya membuat kejutan pada menit-menit terakhir. Khusus PDIP, kata dia, bisa mengusung pasangan calon sendiri, karena memiliki 25 kursi di DPRD DKI.

Baca juga: Cuma 3 Kader Ini yang Penuhi Kriteria Capres 2024 PDIP, Siapa?

Iwel Sastra menambahkan, koalisi bisa terjadi jika ada kandidat wakil gubernur dari partai politik lain yang memiliki nilai jual.

Iwel Sastra menyebutkan ada dua nama calon gubernur yang diperkirakan akan diusung PDIP, yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Walikota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka. Namun, dari dua kader partai banteng itu, peluang Risma kelihatannya lebih besar.

"Jika kita melakukan analisis hari ini beberapa nama dari internal PDI Perjuangan yang memiliki peluang besar untuk maju adalah Risma," kata dia.

Baca juga: Gubernur Ini Masuk Usulan Bursa Capres PAN dari Sumatara-Sulawesi, Siapa?

Alasannya, mantan Walikota Surabaya dua beriode itu pernah masuk bursa bakal calon gubernur Jakarta pada tahun 2017.

"Sedangkan Gibran masih perlu dilihat kinerjanya selama setahun pertama sebagai walikota Solo," ucap Iwel Sastra tuturnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...