Menu

Sebelum Naik Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Ratih Sempat Rekam Video Perpisahan: "Byebye Keluarga Semue, Kite Pulang Kampung Dulu Ya..."

Siswandi 10 Jan 2021, 23:28
Ratih Windania, salah seorang penumpang Sriwijaya SJ182 yang sempat mengunggah rekaman video perpisahan dengan keluarganya. Foto: Int/Instagram
Ratih Windania, salah seorang penumpang Sriwijaya SJ182 yang sempat mengunggah rekaman video perpisahan dengan keluarganya. Foto: Int/Instagram

RIAU24.COM -  Satu demi satu kisah seputar jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 terus terungkap. Kali ini dari salah seorang penumang yang bernama Ratih Windania. Sebelum pesawat naas itu jatuh, Ratih ternyata sempat mengunggah video detik-detik perpisahan antara dia dengan keluarganya sebelum naik pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu 9 Januari 2021 kemarin.

Dilihat pada akun Instagramnya, @ratihwindania, dia sempat merekam video di instastory. Dalam rekaman itu, tampak keluarga, serta keponakan yang masih kecil, melepas Ratih sebelum naik pesawat.

"Byebye keluarga semue, kite pulang kampung dulu ya..," tulis Ratih di Insta storynya, dilansir viva, Minggu 10 Janauari 2021.

Di Jakarta, Ratih sekeluarga diketahui berkunjung ke rumah saudaranya yang berada di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ratih diketahui masuk dalam daftar manifes pesawat Sriwijaya sj182 yang telah beredar luas.

Untuk diketahui, hingga Minggu sore tadi, Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta, telah menerima 7 kantong jenazah dan 21 sampel DNA terkait kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Kami informasikan sampai saat ini tim telah menerima sampel DNA sebanyak 21 sampel, kemudian kantong jenazah sebanyak 7 kantong jenazah," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Menurutnya, ada 306 personel untuk mengidentifikasi jenazah korban pesawat jatuh tersebut. Mereka berasal dari Polri, TNI, Kemenkes, serta ikatan dokter ahli forensik.

Proses identifikasi jenazah insiden Sriwijaya SJ 182 akan dimulai esok hari. Rusdi berharap para keluarga bisa datang ke RS Polri untuk membantu proses identifikasi.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu jatuh. Pesawat dengan nomor penerbangan SJ 182 membawa 50 penumpang dan 12 kru pesawat.

"Total penumpang 50 orang yang terdiri dari 40 orang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi ditambah 12 kru," kata Menhub Budi. ***