Black Box Sriwijaya Air Ditemukan Tim Gabungan, Panglima TNI Bergerak Menuju Lokasi

M. Iqbal
Senin, 11 Januari 2021 | 11:24 WIB
Ilustrasi/net R24/ibl Ilustrasi/net

RIAU24.COM -  Tim gabungan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang terdiri dari Basarnast, TNI, Polri dan sebagainya, telah berhasil menemukan black box atau kotak hitam pesawat tersebut.

Dilansir dari Okezone.com, saat ini, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto sedang menuju ke lokasi untuk menyampaikan kabar terbaru dari proses penemuan black box tersebut.

"Info awal black box pesawat Sriwijaya Air 182 ditemukan dan hari ini direncanakan Panglima TNI akan menuju lokasi penemuan black box tersebut," tulis pesan singkat tim gabungan, Senin 11 Januari 2021.

Baca juga: Kisah Seorang Pria Lumpuh yang Membersihkan Plastik di Sungai Selama Bertahun-Tahun Jadi Viral di Media Sosial

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat tersebut hilang kontak di posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.36 WIB. Jadwal itu mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Baca juga: 7 Trik Psikologi Untuk Memenangkan Hati Orang Lain, Berani Coba?

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi. Sementara itu, 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik kepolisian, TNI, maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sejumlah armada angkatan laut milik TNI dikerahkan, sekitar 10 kapal diterjunkan ke lokasi diduga jatuhnya pesawat di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.


Informasi Anda Genggam


Loading...