Ketika Presiden Jokowi Sedang Disuntik Vaksin, Wanita Tua Ini Nekat Terobos Istana Sambil Marah-marah, Apa Pasal?

Siswandi
Rabu, 13 Januari 2021 | 13:19 WIB
Petugas Polsek Metro Gambir mengamankan seorang wanita yang nekat menerobos masuk Istana Negara sambil marah-marah. Foto: int/viva R24/wan Petugas Polsek Metro Gambir mengamankan seorang wanita yang nekat menerobos masuk Istana Negara sambil marah-marah. Foto: int/viva

RIAU24.COM -  Ada sebuah peristiwa yang terjadi di Istana Negara, bertepatan saat Presiden Jokowi sedang menjalani suntik vaksin Covid-19, Rabu 13 Januari 2021. Hal itu setelah ada seorang wanita berusia 60-an, nekat berusaha menerobos masuk istana sambil marah-marah. Tak tanggung-tanggung, rupanya wanita yang kemudian diketahui bernama Ida itu ternyata berniat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. 

Dalam aksinya itu, Ida membawa serta pamflet serta poster berisi tuntutan, yang akan disampaikannya kepada Presiden Jokowi. 

Namun niatnya untuk bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di republik ini, tak terwujud. Karena petugas Polsek Metro Gambir sudah terlebih dahulu mengamankannya. 

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 14.224 Kasus, 2 Provinsi ini Catat Penambahan di Atas 3 Ribu

"Kami mengamankan ibu itu untuk dibawa ke pos polisi. Dia datang membawa poster dan pamflet dan berusaha masuk ke Istana sambil marah-marah," ungkap Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta, di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Diceritakan Budi, Ida datang sambil marah-marah karena diduga anaknya telah diculik seorang pria yang tak dikenal. Namun anehnya, wanita tersebut mengaku anaknya tak mengenalnya.

"Intinya dia mau ketemu Pak Jokowi dan ada anggota di sana langsung mengamankannya. Dia menuntut supaya anaknya kembali mengenalnya dan mengakuinya sebagai seorang ibu," tuturnya lagi, dilansir viva. 

Saat anggota kepolisian berupaya meminta keterangan, wanita paruh baya tersebut enggan menjawab. Bahkan, saat ditanya soal alamat dan asal-usul keluarganya, ia pun sama sekali tak memberikan jawaban. 

Baca juga: Rocky Gerung minta Raffi Ahmad Tetap Dihukum: Kalau Tidak, Pemerintah Benar Incar Rizieq Shihab

"Dia pernah juga sebelumnya melakukan aksi serupa. Tuntutannya sama dan sempat dibawa Dinas Sosial, tapi kabur dan melakukan upaya yang sama seperti hari ini," ujarnya lagi. 

Terkait kejadian itu, Budi mengatakan pihaknya akan melakukan tes kejiwaan ke psikolog untuk mengetahui kondisi wanita tersebut. Saat ini, wanita tersebut sudah dibawa ke dinas sosial. ***



Informasi Anda Genggam



Loading...