Menu

Brasil Kecewa Hasil Vaksin Sinovac, MUI Sumbar: Jangan Paksa Masyarakat

Siswandi 13 Jan 2021, 15:25
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Sama halnya dengan Indonesia, Brasil termasuk salah satu negara di dunia yang menggunakan vaksin Sinovac asal China untuk mencegah infeksi virus Corona Covid-19. Namun negara itu dikabarkan kecewa, karena efektivitas vaksin itu disebut hanya sebesar 50,4 persen.

Sementara itu di Tanah Air, proses vaksinasi Covid-19 juga telah mulai dilaksanakan hari ini Rabu 13 Januari 2021 yang diawali dengan pemberian suntik vaksin kepada Presiden Jokowi. Sejauh ini, pro kontra tentang penggunaan vaksin ini juga masih berlangsung. 

Bahkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar, mengimbau pemerintah untuk tidak memaksa masyarakat mengikuti proses vaksinasi tersebut. Sebab, hal itu merupakan hak masyarakat. 

Bila pun pemerintah ingin masyarakat melaksanakannya, harus dilakukan dengan memberikan pengertian yang tepat, bukan dengan menggunakan pendekatan hukum, seperti sanksi bila ada yang menolak disuntik vaksin Sinovac tersebut. 

Dilansir viva yang merangkum aljezeera, Brasil merasa kecewa dengan tingkat efektivitas vaksin Sinovac tersebut. Padahal, vaksin produksi China itu adalah salah satu dari dua vaksin yang disiapkan pemerintah federal untuk memulai imunisasi selama gelombang kedua wabah COVID-19 di negara Amerika Selatan itu.

Beberapa ilmuwan dan pengamat pun mengkritik Butantan Institute, selaku pusat biomedis karena dinilai merilis beberapa data ekspektasi yang tidak realistis. Hal ini menambah keraguan di Brasil mengenai kefektifan vaksin China tersebut.

Halaman: 12Lihat Semua