Setelah Menghilang, Akankah Jack Ma Kehilangan Alibaba dan Ant Group?

Siswandi
Rabu, 13 Januari 2021 | 16:40 WIB
Jack Ma. Foto:reuters  R24/wan Jack Ma. Foto:reuters

RIAU24.COM -  Spekulasi tentang miliuner China, Jack Ma, terus berkembang. Hal itu setelah yang bersangkutan menghilang dari hadapan publik sejak beberapa waktu belakangan ini. Sebuah laporan mengindikasikan, pemerintah China mungkin berencana akan mengambil alih perusahaan Alibaba dan Ant Group dari Jack Ma. 

Seperti dirilis media massa sebelumnya, rezim pemerintah China terus melakukan tekanan terhadap perusahaan yang didirikan Jack Ma, yakni Alibaba dan Ant Group. Bahkan dua perusahaan raksasa e-commerce itu sedang diselidiki dalam dugaan anti-monopoli ke raksasa e-commerce Alibaba dan Ant Group. 

"Berdasarkan informasi yang diterima oleh Administrasi Negara untuk regulasi Pasar dalam beberapa hari terakir, pemerintah akan menyelidiki Alibaba, karena dugaan monopoli," demikian pernyataan pemerintah China. 

Baca juga: Sempat Menolak, Minggu Depan Israel Akan Mulai Vaksinasi Tahanan Palestina

Selain dua perusahaan itu, penyelidikan juga dilakukan terhadap raksasa media sosial Tencent dan perusahaan e-commerce Meituan. 

Dilansir kompas, Rabu 13 Januari 2021, Song Qing, orang dalam di industri keuangan internet, mengatakan, penyelidikan anti-monopoli menunjukkan bahwa ada kemungkinan pemerintah China akan mengambil alih Ant Group dan Alibaba. 

"Nanti pasti ada hasilnya, sekarang mereka sedang melakukan penyelidikan... [tindakan] itu mungkin datang dari level tertinggi [partai]," ujar Song Qing kepada Radio Free Asia. 

Beberapa hari lalu, media yang menjadi corong Partai Komunis China, People's Daily mengatakan, penyelidikan anti-monopoli pemerintah akan mengarah pada perkembangan yang lebih baik. 

Artikel tersebut mengatakan bahwa Partai Politbiro beranggapan, upaya anti-monopoli harus diperkuat untuk mencegah ekspansi modal yang tidak tertib. 

Baca juga: AS Memberi Sanksi Kepada Kementerian Kuba Atas Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Hal itu pun direspon Song Qing. "Beberapa pekan lalu, mereka telah merencanakan untuk mengambil alih Ant Group dan Alibaba; waktunya jelas disengaja... Semua rencana datang dari pimpinan pusat," lontarnya, dilansir ibtimes. 

Menurutnya, pemerintah China sengaja memberikan 'pelajaran' untuk Alibaba. 
"Pengambil alihan ini pasti terjadi, dan [penyelidikan anti-monopoli] mungkin akan mempercepat proses itu... Hal itu juga, menurut saya, sengaja untuk memberikan pelajaran [bagi Ant dan Alibaba]," pungkasnya. ***
 



Informasi Anda Genggam



Loading...