Menu

Seekor Komodo Merobek Tangan Seorang Balita Saat Dia Tengah Bermain, Begini Kondisinya...

Devi 19 Jan 2021, 14:30
Foto : Coconuts.co
Foto : Coconuts.co

RIAU24.COM -  Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun digigit komodo pada Sabtu sore, media lokal melaporkan, dengan pihak berwenang dari Taman Nasional Komodo meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut sambil juga meningkatkan keamanan di sekitar daerah tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di desa nelayan yang terletak di Pulau Komodo bernama Desa Komodo. Balita yang bernama F itu sedang bermain di tangga depan rumahnya yang memiliki desain rumah panggung, tanpa disadari ada komodo yang bersembunyi tepat di bawahnya.

Menurut laporan dari kantor berita negara Antara, F sedang menarik tali yang diikatkan ke sebuah botol, yang awalnya menarik perhatian naga itu hingga bergerak menggigit botol dan menariknya. Hal ini menyebabkan F jatuh dari tangga, setelah itu reptil mengalihkan perhatiannya ke balita dan melepaskan tangannya.

Tetangga segera mengetahui kejadian itu dan datang untuk menyelamatkan bocah itu sebelum mengusir komodo dari desa. Dengan bantuan kapal polisi, F langsung dibawa ke rumah sakit setempat di Labuan Bajo untuk dirawat karena lukanya. Sekretaris Desa Ismail mengatakan kepada Antara bahwa F masih menjalani perawatan intensif.

Dalam sebuah pernyataan, pihak berwenang dari Taman Nasional Komodo mengonfirmasi insiden tersebut dan mengatakan mereka akan menyelidiki lebih lanjut untuk mendapatkan "informasi yang akurat." Sementara itu, Komodo yang bersangkutan telah dievakuasi ke Resort Loh Sebita di Pulau Komodo untuk menghindari konflik manusia-satwa liar lainnya.

“Dinas Taman Nasional Komodo akan memasang pagar pengaman di Desa Komodo untuk meminimalisir potensi interaksi berbahaya dari satwa liar dalam aktivitas sehari-hari masyarakat,” bunyi pernyataan tersebut.

zxc3

Setidaknya 30 orang telah digigit oleh Komodo sejak 1974, dengan lima korban meninggal, menurut pihak Taman Nasional Komodo. Salah satu serangan terbaru yang dilaporkan terjadi pada tahun 2017, melibatkan seorang turis Singapura yang selamat dari giginya yang digerogoti oleh seekor komodo.

Penelitian terbaru menemukan bahwa rahang naga memiliki kelenjar racun yang sangat canggih yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kejang, dan syok melalui pendarahan.