Hasil Tracing, Ada Penambahan 16 Kasus Covid-19 Di Pondok Pesantren Bengkalis

Dahari
Senin, 25 Januari 2021 | 00:33 WIB
Foto Net: ilustrasi R24/hari Foto Net: ilustrasi

RIAU24.COM - BENGKALIS -Dari data Satgas Covid 19 Bengkalis, penambahan kasus positif baru di pesantren sebanyak 17 kasus. Jumlah ini terdiri dari penambahan kasus pada Jumat klaster pesantren sebanyak 16 kasus kemudian hari Sabtu sebanyak 1 kasus postif.

Kasus positif Covid 19 klaster santri pondok pesantren modern Nurul Hidayah Bengkalis hingga saat ini terus bertambah. Penambahan terjadi sejak Jumat dan Sabtu kemarin. 

Sementara, pimpinan pondok pesantren Nurul Hidayah Ahmad Pamuji membenarkan adanya penambahan kasus baru tersebut. Diutarakan Pamuji, tambahan tersebut masih dari kalangan santri.

Baca juga: Pisah Sambut Pj Bupati, Syahrial Abdi: Menjabat Hanya 5 Bulan Tapi Serasa 5 Tahun

"Benar ada penambahan kemarin, saat ini mereka sudah menjalani karantina terpadu di Balai Diklat BKPP Bengkalis," ujar Pamuji, Senin 25 Januari 2021. 

Santri yang terpapar Covid 19, lanjut Pamuji, ini tanpa gejala, makanya pihak pesantren menitipkan mereka ke karantina terpadu.

"Untuk yang dinyatakan positif kemungkinan bisa kembali ke pesantren pada Selasa depan,"ucapnya.

Kemudian, menyusul adanya kasus positif pada santri, pihak pesantren mengurangi aktifitas belajar, kegiatan di pondok pesantren. Sedangkan proses belajar mengajar hanya diberlakukan selama empat jam setiap harinya. 

Baca juga: Pasca Dilantik, Rumdis Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Masih Terlihat Sepi

"Jam belajar kita kurangi begitu juga aktifitas kegiatan lainnya yang bersifat kerumunan,"ungkap Pamuji.

Pamuji memaparkan, tambahan 17 santri yang dinyatakan postif merupakan hasil tracing kasus positif sebelumnya yang dilakukan tim Satgas Bengkalis. 

"Tracing sudah selesai kemarin jadi tidak ada lagi proses tracing dilakukan,"ujarnya lagi.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...