Seorang Ayah di KL Dipukuli Karena Tak Terima Putranya yang Berusia 15 Tahun Alami Perundungan

Devi
Selasa, 26 Januari 2021 | 17:11 WIB
Foto : worldofbuzz R24/dev Foto : worldofbuzz

RIAU24.COM -  Perundungan itu salah dan anak-anak sering kali diingatkan untuk memberi tahu orang tua mereka jika mereka di-bully. Tapi, apa yang terjadi jika si penindas memukuli orang tuamu?

Menurut Harian Metro, ayah dari seorang anak laki-laki berusia 15 tahun dipukuli dengan kejam setelah dia menghadapi pengganggu putranya di Proyek Perumahan Rakyat (PPR) Intan Baiduri di Kuala Lumpur.

Peristiwa itu bermula saat bocah lelaki itu menelepon ibunya sebagai tersangka yang melakukan perundungan terhadapnya di tempat parkir PPR. Ayahnya yang berusia 42 tahun telah turun dari apartemen mereka dalam upaya untuk menyelesaikan masalah apa pun yang dimiliki pengganggu dengan putranya.

Kepala Kepolisian Daerah Sentul, Asisten Komisaris Beh Eng Lai, menceritakan bahwa sekitar 30 pria muncul untuk mendukung pelaku intimidasi dan terjadi pertengkaran.

Baca juga: Wartawan AS Meninggal Dunia saat Kenakan Kaos LGBT Saat Liput Laga Argentina vs Belanda Perempatfinal Piala Dunia 2022



“Tersangka kemudian meninju wajah korban, memukul korban dengan kunci kemudi logam dan mencabut pisau,” katanya. Kelompok tersebut bubar setelah pemimpin blok diberitahu tentang kejadian tersebut.

“Korban luka di tulang rusuk kiri, serta mengalami luka di kepala dan bagian belakang tubuhnya setelah dipukul dengan pisau,” tambahnya.

Investigasi polisi juga menunjukkan bahwa sang ayah pergi ke lokasi untuk menemukan putranya saat dia ditahan oleh enam pria sebelum perkelahian terjadi.

“Penyebab kejadian tersebut diyakini karena korban yang berusaha menahan seorang remaja dan memarahinya karena sering melecehkan putranya.”

Baca juga: Taylor Swift Debut Jadi Sutradara dengan Naskah yang Ditulisnya Sendiri 

Petugas sejak itu menahan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun dan seorang pria berusia 27 tahun untuk membantu penyelidikan. Pria itu ditahan selama empat hari sementara remaja itu dibebaskan dengan jaminan.

Kasus ini sekarang sedang diselidiki berdasarkan Bagian 148 KUHP.


Informasi Anda Genggam


Loading...