Menu

Beda Dengan Klaim Jokowi, Panglima TNI Sebut Indonesia Belum Berhasil Kendalikan Covid-19

Satria Utama 30 Jan 2021, 10:42
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto

RIAU24.COM -  JAKARTA - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengakui, pandemi di Indonesia masih belum dapat dikendalikan. Pernyataan Panglima TNI ini sekaligus mematahkan pernyataan Presiden RI Jokowi yang sebelumnya mengatakan Indonesia sukses mengendalikan Covid-19.

Panglima TNI mengaku, berdasarkan data perkembangan kasus positif dan lonjakan angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia, menunjukkan bahwa penyebaran virus Covid-19 belum bisa dikendalikan.

"Fakta ini membuktikan pandemi masih belum dapat dikendalikan," ungkap Hadi dalam acara bertajuk "Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit" yang dilaksanakan secara virtual, Sabtu (30/1). 

Hadi menjelaskan, memasuki awal 2021 di Indonesia masih terlihat peningkatan pertambahan kasus Covid-19. Dia memamparkan, sepanjang 20 Januari hingga 29 Januari 2021 saja, rata-rata terdapat lebih dari 12.000 kasus positif Covid-19 baru setiap harinya. Hingga pada Selasa (26/1) lalu, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 1 juta kasus.

"Rekap jumlah kasus tersebut diikuti oleh lonjakan angka kematian. Sesuai data dari WHO, jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir jadi yang tertinggi di Asia dan jadi urutan ke-12 di dunia," tutur Hadi seperti dilansir Republika.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis yang terjadi sepanjang 2020 yaitu krisis kesehatan dan krisis ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutan sidang MPL PGI 2021 yang disiarkan Youtube Yakoma PGI, Senin, (25/1/2021).

"Sepanjang tahun 2020 dan memasuki tahun 2021, kita menghadapi beberapa ujian, beberapa cobaan yang sangat berat, pandemi Covid-19 yang melanda dunia 215 negara dan Indonesia telah mengakibatkan krisis kesehatan dan krisis ekonomi. Kita bersyukur, Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan dua krisis tersebut dengan baik," kata Presiden.***