Pemko Pekanbaru Masih Mengangsur Utang Tagihan Listrik Hingga Januari 2022, Segini Jumlahnya

Ryan Edi Saputra
Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:45 WIB
Ilustrasi R24/put Ilustrasi

RIAU24.COM - PEKANBARU - Hingga Januari 2022, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih harus membayar cicilan tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terutang pada tahun 2018-2019 lalu. Jumlah tagihan mencapai Rp136,9 miliar dan dicicil  sekitar Rp5,7 miliar perbulannya.

"Utang PJU kita kemarinkan sekitar Rp136,9 miliar. Ini disepakati untuk kita cicil kepada PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), hingga Januari 2022," ujar Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso, melalui Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Kota Pekanbaru Adi Lesmana belum lama ini

Baca juga: Hari Kedua Puasa Ramadhan, Harga Ayam dan Cabai Merah di Pekanbaru Masih Mahal

Meskipun demikian, Adi menerangkan bahwa pembayaran tagihan listrik atau Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Pemko Pekanbaru saat ini sudah sesuai dengan anggaran. Dimana setiap bulannya, PPJ Pemko berkisar Rp11 miliar.

"Tetapi pembayaran kita sudah sesuai dengan anggaran untuk PPJ ya. Karena tagihan listrik kita sekarang dibawah Rp5 miliar rata-rata, jika ditambah dengan bayar utang pun masih sesuai anggaran," terangnya.

Baca juga: Jadwal Salat dan Imsak Pekanbaru 15 April 2021

"Kalau dulu kan, tagihan listrik aaja sudah mencapai Rp13 miliar sebulan," terangnya.

Awalnya hampir 13 miliar, sekarang Mulai kurang dari 5 miliar untuk meterisasi dan non meterisasi sejak awal 2020 lalu. “Cuma kita tetap bayar 11 milyar, karena masih harus membayar cicilan utang pln lalu sekitar 130 milyar. Ini kita cicil sampai januari 2022,” pungkasnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...