Jika Abu Janda Tidak Tertangkap, Haris Pertama Akan Mundur dari Ketua KNPI

Riko
Sabtu, 30 Januari 2021 | 21:25 WIB
Haris Pertama (net) R24/riko Haris Pertama (net)

RIAU24.COM -  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, menyatakan akan siap mundur dari jabatannya jika polisi masih tidak menangkap Permadi Arya atau Abu Janda

Baca juga: Majelis Ulama Minta Ramalan Joe Biden Tentang Tenggelamnya Jakarta Tak Perlu Ditanggapi

“Pertaruhan marwah KNPI dan harapan masyarakat Indonesia tentang penegakan hukum yang adil adalah dengan ditangkapnya Abu Janda,” tulis Haris Pertama melansir dari Viva yang mengutip dari akun Twitternya, @harisknpi, Sabtu, 30 Januari 2021.

“Jika Abu Janda tidak tertangkap maka saya mundur menjadi Ketua Umum DPP KNPI!!!” lanjut dia.

Tapi Harris yakin di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri berkomitmen menindak siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran hukum tanpa pandang bulu.

“Hukum tidak boleh tumpul kepada kelompok tertentu karena melihat Abu Janda adalah salah satu relawan pernah mendukung pemerintah, tetapi Polri tidak berani mengambil langkah tegas dan ini sesuai dengan komitmen Kapolri baru saat fit & proper test di Komisi III agar hukum ditegakkan kepada siapapun itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Haris bersama Sekjen KNPI Jackson AW Kumaat serta pengurus DPP KNPI seperti Ketua Bidang hukum Medy Lubis kembali melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama.

“DPP KNPI kembali melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda soal cuitnya yang menyebut Islam arogan,” ujar Haris.

“Alhamdulillah, laporan kami telah diterima. Semua OKP-OKP akan mengawal proses penegakan hukum terhadap Abu Janda,”terangnya lagi.

Baca juga: Rekomendasi UNESCO Terhadap Pariwisata Pulau Komodo Jadi Kemenangan Besar Bagi Dunia Konservasi Indonesia


Informasi Anda Genggam


Loading...