Menu

Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Perawang-Siak

Lina 30 Jan 2021, 21:56
Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Perawang-Siak (foto/lin)
Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Perawang-Siak (foto/lin)

RIAU24.COM - SIAK- Bupati Siak Alfedri menyambut baik rencana pembangunan infrastruktur tenaga kelistrikan di kabupaten Siak yang dilakukan PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (PLN UIP Sumbagteng).

Menurut rencana PLN akan membangun jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV yang membentang mulai dari Perawang menuju Siak. Dengan target bulan Juni 2021 termasuk pembangunan proyek Gardu Induk yang ada di Mempura akan di operasikan.

Ini merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi krisis listrik di wilayah kabupaten Siak dan Sumatera Tengah pada umumnya. Termasuk Pemkab Siak mengusulkan memenuhi kebutuhan listrik di Kawasan Industri Tanjung Buton dan Pelabuhan Tanjung Buton.

"Hari ini kita menerima audiensi dari Manajemen PT PLN (UIP Sumbagteng) yang akan membangun jalur saluran udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV dari Tualang ke Siak, ini merupakan Proyek Strategis Nasional yang sangat di nanti masyarakat kabupaten Siak. Kami sangat suport dengan rencana ini," ujar Alfedri di Ruang Pucuk Rebung, Kantor Bupati Siak.

Dari pemaparan yang disampaikan pihak PLN  rencana pembanguan tower di sepanjang jalur Perawang menuju Siak. Terdapat sejumlah persoalan diantaranya, pembebasan lahan dan harga tanah yang di angap sebagaian pemilik lahan rendah.

"Saya minta kepada pak Camat, Penghulu dan kabag pertanahan tolong bantu upaya pendekatan dengan masyarakat, atau sosialisasi kembali intinya membebasan lahan yang akan di bangun tower ini selesai,"tegasnya.

Terkait, penerbitan IMB tower Sutt Bupati Alfedri berharap, pihak PLN harus duduk bersama dan berkomunikasi dengan dinas PU Tarukim Siak, karena Pemkab Siak memiliki Peraturan Daerah tentang restribusi IMB. 

"Kendala di lapangan kita bantu dan kita kawal, Perinsipnya kita sangat dukung proyek strategis nasional, SUTT ini, harapan kami selesai sesuai target, sehingga dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti contoh jalan tol Minas,"tandasnya.

Manejer Bagian Pertanahan, Erik Winada menjelaskan, Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Perawang-Siak di bagi dua sesi, sesi satu 44 persen dari 106 tower sudah selesai pembebasan lahan, kemudian tahap dua 72 dari 96 lahan telah di bebaskan.

"Hanya saja ada beberapa titik yang menemui kendala, ada di lahan BUMN PTPN V,  lahan Murni Swasta dan lahan masyarakat. Proyek ini tidak akan berjalan lancar tampa dukungan dari Pemkab Siak"ungkapnya.

Lanjutnya, jika pembangunan (SUTT) 150 KV Perawang Siak berjalan dengan baik. Maka daya listrik terpenuhi. PLN akan melanjutkan pembanguan jaringan Siak-Pakning dan Siak-Tanjung Buton.

"Insya Allah, target kami di bulan Juni 2021 transmisi jalur Perawang-Siak sudah beroperasi termasuk Gardu Induk yang ada di Mempura juga kita resmikan"tandasnya.