Ingin Kembangkan Amatir Radio Untuk Pengembangan SDM, Arius Arif Siap Pimpin Orari Pekanbaru

Satria Utama
Selasa, 09 Februari 2021 | 19:35 WIB
Arius Arif (depan) R24/saut Arius Arif (depan)

RIAU24.COM -  Ketua Yayasan Hasanah, Arius Arif mengungkapkan keseriusannya untuk maju menjadi Ketua Orari Lokal Pekanbaru periode 2021-2024. Ia bertekad membawa organisasi ini menjadi mitra berbagai pihak dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Hal ini disampaikan Arius Arif kepada wartawan, Selasa (9/2/2021) di Pekanbaru.  Ia mengatakan, selama ini dia sudah mengerjasamakan penggunaan radio pancar ulangnya untuk kepentingan para amatir radio di Pekanbaru dan Indonesia pada umumnya. 

Baca juga: 232 Karyawan Pegadaian dan Keluarga Disuntik Vaksin Jenis Sinovac

Arius juga menyampaikan rencananya menjalin kerjasama antara Orari dengan satuan pendidikan yang berada dibawah Yayasan Hasanah.  "Ini karena amatir radio juga mempunyai tingkatan keterampilan pada anggotanya , tingkatan yang ada itu disesuaikan dengan kemampuan dan keterampilan yang melekat pada individunya," ujarnya. 

Dijelaskannya, keterampilan amatir radio antara lain, kemampuan berbahasa Inggris, elektronika, Morse, dan informasi  teknologi. "Keterampilan ini tentu baik sekali jika diajarkan kepada para siswa," katanya. 

Dia berharap, sebagai wadah para Amatir Radio di Pekanbaru, Orari Lokal Pekanbaru, harus dapat menjadi organisasi panutan di tengah masyarakat. "Orari bisa menjadi Trigger atau  penggerak sebagai Influencer untuk kaum milenial berbuat positif, menghindari narkoba, menjauhkan pada kegiatan kegiatan negatif dengan menggeluti hobi amatir radio, karena hobi ini akan menambah wawasan baik nasional maupun internasional," kata putra Bapak Hamdan Said ini. 

Kini amatir sudah banyak pilihan modenya, ada amatir Satelit, amatir digital , dan amatir Konvensional. "Jadi kaum milenial dihimbau untuk bergabung menggeluti hobi amatir radio ini, apalagi di masa pandemi untuk menghindari kejenuhan , mengurangi bepergian kegiatan amatir radio bisa dijadikan alternatif," tutupnya.****


Informasi Anda Genggam


Loading...