Mantan Wasekjen MUI ini Komentari Soal Jokowi Buka Investasi Miras Sampai Minta Maruf Amin Bersuara, Netizen Singgung FPI

M. Iqbal
Jumat, 26 Februari 2021 | 10:54 WIB
Presiden Joko Widodo R24/ibl Presiden Joko Widodo

RIAU24.COM - Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka izin investasi untuk industri minuman keras (miras) atau beralkohol dari skala besar hingga kecil menuai kontroversi.

Hal tersebut ditanggapi oleh Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain. Dilihat di akun Twitternya, Jumat, 26 Februari 2021, dia pun langsung mention ke akun Twitter Wakil Presiden (Wapres) RI, Maruf Amin

Dia menyebutkan, sebagai sebagai Wapres dan seorang kyai, dia meminta agar Maruf Amin untuk bersuara. "Pak @kh_marufamin yth. Presiden telah buka Izin Investasi Miras dan Jual Miras sampai Kaki Lima dgn Syarat Tertentu. Sebagai Wapres dan Kiyai, Bapak bersuaralah," kata dia.

Baca juga: Ustaz Zacky Mirza Tiba-tiba Jatuh Pingsan Saat Ceramah di Pekanbaru, Begini Kondisinya Saat Ini

Disebutkannya, Maruf Amin perlu bersuara karena dia satu paket dan satu tanggungjawab di akhirat nanti. Dia mengkhawatirkan jika industri miras dibuka, maka akan muncul perjudian hingga pelacuran.

"Karena pak Yai satu paket dan satu tanggungjawab di akhirat kelak. Khawatir nanti akan dibuka Pelacuran dan Perjudian," ujarnya lagi.

Netizen kemudian mengomentari kicauan yang disampaikan oleh Tengku Zulkarnain. Berikut ini komentar dari netizen.

Baca juga: Diprotes Keras, Tokoh Pendiri NU 'Hilang' dari Kamus Sejarah Indonesia, Kementerian Dikbud Jawab Begini

"Sungguh dosa berjamaah yg akn ditanggung oleh pemimpin yg melegalkan khamr. Ada seorng pemuda disuruh pilih salah satu bunuh anak kecil, zinah atau minum khamr bila tak mau dia yg akan dibunuh Dia pilih minum khamr dan yg terjadi dia membunuh dan zinah, miras hilangkan akal sehat," ujar seorang netizen.

"Pantas aja FPI harus bubar
FPI terlarang, Sebagai seorang ibu sy mengkhawatirkan masa dpn anak2 sy,dirmh qt didik bagus tapi lingkungan jg mempengarui, Moga kelak pengambil keputusan ini akan menangis melihat keturunan nya jadi pemabok berat," kicau salah satu netizen.

"Sungguh dosa berjamaah yg akn ditanggung oleh pemimpin yg melegalkan khamr. Ada seorng pemuda disuruh pilih salah satu bunuh anak kecil, zinah atau minum khamr bila tak mau dia yg akan dibunuh Dia pilih minum khamr dan yg terjadi dia membunuh dan zinah, miras hilangkan akal sehat," kata netizen lainnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...