Menu

Fashion yang Lagi Ngetren di Kalangan Muda Indonesia Ini, Disebut Berpotensi Menyebarkan Virus Corona

Devi 26 Feb 2021, 14:24
Foto : Detik.com
Foto : Detik.com

RIAU24.COM -  Saat ini, mayoritas kalangan muda telah memunculkan tren baru pemakaian masker di masa pandemi COVID-19 yakni dengan tali pengait yang berfungsi menggantung masker di leher. Bentuknya tali pengait masker ini sama seperti rantai pada kacamata yang berfungsi agar lebih praktis menyimpan masker tetap dekat dengan wajah. Namun tahukah Anda, ternyata Satgas Penanganan COVID-19 tidak menganjurkan pemakaian tali masker. Hal ini dikarenakan justru berpotensi menyebarkan virus.

"Kalau kita turunkan pakai pengait itu sampai ke bawah, itu akan kena ke hijab, ke baju. Jadi sebenarnya bagian dalam masker itu tidak boleh kontak dengan lain-lain kecuali dengan bagian tubuh," kata Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting, SpP (K) dalam konferensi pers BNPB yang disiarkan Minggu, 21 Februari 2021.

Dijelaskan oleh dr Alex, bagian luar masker berfungsi untuk menyaring virus, bakteri, juga kuman agar tidak masuk ke saluran napas. Sementara, bagian dalam masker menghambat droplet dari mulut yang keluar saat bicara. Menggantungkan masker juga berpotensi menyebabkan bagian dalam masker terekspos area luar yang mungkin juga menempel di bagian leher. Hal ini akan memperbesar potensi penularan virus Corona.

"Apalagi jika tangan kita menyentuh bagian luar kemudian menyentuh lagi bagian dalam. Naik turunnya masker itu yang kita khawatirkan terlebih jika jari-jari kita menyentuh bagian luar masker," jelasnya. 

Penggunaan strap atau tali masker sendiri mulai muncul di akhir 2020. Saat itu mulai banyak artis asal Korea Selatan yang tampil di publik menggunakan strap masker. Tak lama, penggunaan tali masker juga akhirnya ter-notice nih di kalangan anak muda Indonesia. Sekarang sudah banyak banget online shop yang berjualan tali masker.

Strap masker ini biasanya digunakan sebagai aksesoris pelengkap karena bentuknya yang lucu dan berwarna-warni. Beberapa orang mengaku terbantu dengan penggunaan strap tali masker. Katanya sih, nggak perlu repot lagi menyimpan masker saat makan.

"Jadi kalau setiap makan nggak usah repot nyimpen di kantong bisa langsung dikalungin aja dan tidak diturunin ke dagu. Kan kalau di dagu bukannya lebih tidak efektif?" kata Nisa (29), karyawan swasta.

Biasanya nih aksesoris lucu dan berwarna-warni identik dengan kaum hawa. Tapi strap masker juga ternyata diminati oleh para pria. 

Lain lagi dengan Yenni, yang memakai strap masker biar kelihatan lebih kece dan fashionable. Penggunaan strap masker menurutnya akan membuat pemakainya lebih terlihat 'menonjol' terlebih warna masker terbatas hanya putih, hijau, atau biru.