Menu

Gempa Dahsyat Kembali Mengguncang Yunani Tengah, Terasa Hingga ke Montenegro

Devi 4 Mar 2021, 08:42
Foto : Chicago Sun-Times
Foto : Chicago Sun-Times

RIAU24.COM -  Gempa bumi yang kuat kembali melanda Yunani tengah pada hari Rabu, membuat orang-orang di dekat pusat gempa berlarian dari rumah mereka dengan panik. Getaran dirasakan di seluruh negeri dan sejauh Albania, Makedonia Utara, Kosovo, dan Montenegro.

Dilansir dari Aljazeera, gempa dengan kekuatan 6,3 skala Richter melanda pada tengah hari dan berada di kedalaman 10 km (6,2 mil), kata Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC). Pusat gempa berada 20 kilometer di selatan Elassona, sebuah kota yang hampir 400 kilometer dari ibu kota Athena, kata Institut Geodinamika Athena.

Di kota Larissa, 40 km selatan Elassona, orang-orang bergegas keluar dari rumah mereka ke jalan. Warga Larissa Dimitris, 46, mengatakan kepada Al Jazeera: “Saya sedang mengemudi dan segalanya mulai bergetar. Itu sangat menakutkan. "

zxc1

Giorgos, 45, yang juga tinggal di Larissa, berkata: “Saya pikir lantainya akan runtuh. Itu terjadi terus menerus, pepohonan bergetar. Saya tidak tahu harus berbuat apa. "

Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi seorang pria di desa Mesochori, di mana sebuah gereja rusak parah dan banyak dinding rumah yang runtuh. Sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tetapi pihak berwenang mendesak penduduk untuk tetap berada di luar ruangan, memperingatkan akan terjadinya gempa susulan besar. Beberapa orang menyadari bahwa mereka tidak memiliki topeng dan kembali ke dalam untuk mengambilnya, sebelum berlari ke jalanan yang ramai lagi.

'Ketakutan'

Konstantinos Valiotis, 38, sedang berada di tempat kerjanya, tempat penitipan anak penyandang disabilitas, ketika dia merasakan tanah bergerak.

“Saya merasakan dentuman keras dan hal-hal mulai bergerak. Kami semua kehabisan dan alarm mulai berbunyi, "katanya kepada Al Jazeera, setelah bergegas untuk memeriksa ibunya yang sudah lanjut usia, yang sudah berada di jalan. "Kami semua stres dan ketakutan."

Para orang tua berlarian ke sekolah untuk memeriksa anak-anak mereka. Beberapa warga melaporkan kerusakan pada barang-barang rumah tangga mereka. Lebih dari satu jam setelah gempa melanda, getaran masih terasa di Larissa, menambah rasa kaget warga dan suasana mencekam.

Ahli gempa Yunani Vassilis Karathanasis mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa getaran dirasakan di seluruh negeri. “Itu adalah gempa bumi besar yang konsekuensinya belum kami ketahui,” kata seismolog Efthymis Lekkas kepada televisi pemerintah ERT.

Gempa susulan juga mengguncang daerah itu, termasuk gempa berkekuatan 4,9 skala Richter. Badan Perlindungan Sipil melaporkan tanah longsor di wilayah tersebut, dan pihak berwenang sedang menilai kerusakan lebih lanjut.

Yunani terletak di kawasan yang sangat aktif secara seismik. Sebagian besar gempa bumi tidak menyebabkan kerusakan atau cedera. Oktober lalu, gempa bumi yang melanda pulau Samos di Aegean Yunani timur dan pantai Turki di dekatnya menewaskan dua orang di Samos dan lebih dari 100 orang di Turki. Gempa besar terakhir di daerah itu terjadi pada abad ke-18 dan berkekuatan 6,2 skala Richter, Manolis Skordilis, seorang ahli gempa di Universitas Aristoteles Thessaloniki, mengatakan kepada agen negara ANA.