Sekolah di Delhi Mengurung 16 Siswa di Ruang Bawah Tanah Karena Tidak Membayar Biaya Sekolah

Devi
Kamis, 04 Maret 2021 | 15:42 WIB
Foto : Indiatimes R24/dev Foto : Indiatimes
<p>RIAU24.COM -  Dalam insiden yang mengejutkan, sekitar 16 siswa dari taman kanak-kanak diduga dikurung di dalam ruang bawah tanah sebuah sekolah di Delhi karena tidak mampu membayar uang sekolah mereka tepat waktu.

Orang tua siswa tersebut menuduh bahwa anak-anak dikurung di ruang bawah tanah dari pukul 07:30 hingga sekitar 12:30 dalam cuaca yang sangat panas. Mereka lapar dan haus, tetapi guru tidak peduli.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Tempat Hiburan Rahasia ini Langsung Didenda Rp88 juta

Salah satu orang tua mengatakan bahwa gadis-gadis itu dikurung di ruang bawah tanah karena tidak membayar uang sekolah.

"Anak-anak haus dan menderita karena kepanasan. Polisi membantu kami. Bahkan setelah saya menunjukkan bukti pembayaran uang sekolah, Kepala Sekolah tidak meminta maaf atau menyesal."

Orang tua lainnya, Muhammad Khalid, berkata, "Jika uang sekolah sudah dibayar, mengapa Anda menghukum anak-anak? Gadis-gadis itu terus menangis."

Baca juga: Gegara Pandemi, Mantan PSK di Meksiko Kambuh Lagi, Layani Pelangan dalam Mobil Sampai Trotoar

Dilansir dari IndiaTimes, sebuah kasus telah didaftarkan terhadap otoritas sekolah, kata polisi. "Kami telah mendaftarkan sebuah kasus berdasarkan pasal 75 Undang-Undang Peradilan Anak. Kami sedang menyelidiki masalah tersebut," kata polisi kepada kantor berita ANI.

Namun, Farah Diba, Kepala Sekolah Rabea Girls 'Public School mengatakan bahwa, "Basement adalah tempat anak-anak bermain, ada 2 guru yang mengawasi mereka, mereka biasanya duduk di tanah dan ada kipas angin disana."


Informasi Anda Genggam


Loading...