Bintang Film Dewasa Populer Amerika Bikin Marah Orang Iran Gara-gara Ini

Riki Ariyanto
Jumat, 05 Maret 2021 | 14:49 WIB
Bintang Film Dewasa Populer Amerika Bikin Marah Orang Iran Gara-gara Ini (foto/int) R24/riki Bintang Film Dewasa Populer Amerika Bikin Marah Orang Iran Gara-gara Ini (foto/int)

RIAU24.COM - Alexis Texas (35) seorang artis porno paling populer di Amerika Serikat (AS) dengan jutaan pengikut Instagram menuai kemarahan orang di Iran. Hal itu setelah Alexis muncul dalam video klip musik Iran.

Dilansir dari Okezone, bintang film dewasa asal Amerika Serikat itu langsung memicu kemarahan. Alexis menjadi model dalam video musik baru untuk bintang pop Iran yang berbasis di California, Sasy, yang berjudul “Tehran-Tokyo”.

Video klip itu bakal rilis Rabu (10/3/2021) pekan depan, namun teaser lagu ini sudah dirilis oleh aplikasi Iran Rubika.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Paling Kejam dan Sadis di Dunia: Tewaskan Lebih dari 10 Wanita Sebelum Diperkosa dengan Cara Tak Wajar

Dalam rekaman tersebut, Alexis memakai mantel dan jilbab, gaya khas Iran. Tetapi kemudian membuka bajunya sehingga terbuka.

SATRA (Otoritas Pengaturan Media AudioVisual Iran) langsung memboikot klip video itu awal pekan ini dan menggugat Rubika sebab merilis secara online.

Mereka mengklaim video fitur aktris porno itu melanggar hak-hak anak. Laporan TV Internasional Iran, video ini juga dikritik secara online.

Baca juga: Di Negara Ini Jika Ada Polisi yang Melanggar Aturan, Mereka Wajib Mengenakan Ban “Hello Kitty Pink” di Lengannya

Meski klip video itu tidak menyertakan video bugil atau seks secara eksplisit, hanya saja SATRA berpendapat popularitas Sasy di kalangan remaja bakal mengarahkan mereka mencari video itu.

TV Internasional Iran mencatat pornografi mudah diakses sebab hampir semua orang di Iran, memakai VPN guna mengakses situs web yang diblokir oleh pihak berwenang.

 

“Saya merasa takut saat anak-anak mengetahui Alexis Texas adalah bintang porno dan mulai mencarinya di internet,” sebut wartawan dan penulis Iran Emily Amraee.

 

“Karena pemfilteran status semuanya memiliki akses ke perangkat lunak anti-pemfilteran dan perangkat lunak kontrol pengasuhan tidak tersedia di sini… Lagu ini benar-benar lebih berbahaya daripada polio,” lanjutnya.

Situs web berita Asre-Iran yang moderat menjelaskan teaser, yang telah ditonton 6,5 juta kali di Instagram milik Sasy akan mendorong pembatasan internet yang lebih ketat.

Diketahui, Sasan Heidari-Yafteh, 33, yang menggunakan nama panggung Sasy, telah menjadi sosok kontroversial di kancah musik pop dan rap Iran selama lebih dari 10 tahun.

Sasy ditangkap karena dianggap 'mengganggu perdamaian' sebab menari dan tampil di sebuah pusat perbelanjaan di Pulau Kish pada 2010.


Informasi Anda Genggam


Loading...