Amien Rais Minta Presiden Jokowi Tindak Kasus Kematian Laskar FPI, Apa Kata Fahri Hamzah?

Amerita
Selasa, 09 Maret 2021 | 19:27 WIB
google R24/ame google
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Kedatangan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) ke Istana Kepresidenan hari ini guna meminta Presiden Joko Widodo menindak kasus kematian enam laskar FPI dibawa ke pengadilan HAM.

“Kemudian diurai apa yang terjadi pertama, tujuh orang yang diwakili oleh pak Amien rais dan pak marwan batubara tadi menyatakan mereka menyatakan keyakinan telah terjadi pembunuhan terhadap 6 laskar FPI dan mereka meminta agar ini dibawa ke pengadilan HAM karena pelanggaran HAM berat, itu yang disampaikan kepada presiden,” ujar Menko Polkumham, Mahfud Md, Selasa (9/3).

Baca juga: 4 Nama dari PDIP Ini Berpeluang Isi Kursi Menpan RB, Siapa?

Menurut Mahfud, sesuai dengan ketentuan hukum yang adil, enam laskar FPI harus diadili sebagaimana orang lain yang hidup di bawah aturan hukum dan HAM. Mahfud juga ingatkan ganjaran bagi manusia yang membunuh manusia lainnya.

“Pertama harus ada penegakan hukum sesuai dengan ketentuan hukum, sesuai dengan perintah tuhan bahwa hukum itu adil dan yang kedua ada ancaman dari tuhan kalau orang membunuh orang mukmin tanpa hak maka ancamannya neraka jahanam," lanjutnya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mendukung pertemuan yang dilakukan TP3 dengan Presiden Joko Widodo. Lewat akun Twitter pribadinya, Fahri Hamzah memberi apresiasi atas kesediaan Presiden menyambut dan mendengar keluhan TP3 soal kematian enam laskar FPI.

Baca juga: DPAC PKB Batang Tuaka Nyatakan Dukungan Dani M Nursalam Jadi Bupati Inhil

Menurutnya, jalan satu-satunya dari polemik FPI hanyalah rekonsiliasi.

“Saya sih senang mendengar Pak Prof. Amien Rais dkk diterima presiden @jokowi. Di kepala saya hanya ada rekonsiliasi bagi republik ini. Gak ada jalan lain. Trend presiden jumpa ‘figur oposisi’ harus didukung. Ini pandemi, waktu saling mendengar dan mengisi,” cuitnya, Selasa (9/3).


Informasi Anda Genggam


Loading...