Hipospadia, Kelainan Kelamin yang Dialami Aprilia Manganang

Azhar
Rabu, 10 Maret 2021 | 04:55 WIB
April Manganan. Foto: Ayojakarta.com R24/azhar April Manganan. Foto: Ayojakarta.com

RIAU24.COM - Aprilia Manganang secara resmi mengalami pergantian status dari perempuan ke laki-laki.

Menurut KSPAD TNI AD Jenderal Andika Perkasa, Sersan Dua TNI itu diketahui mengalami kelainan hipospadia, dikutip dari kumparan.com, Rabu, 10 Maret 2021.

"April lahir tumbuh besar diklaim wanita, akte wanita, tapi penampilan tak seperti wanita," ucap Andika.

Baca juga: Erick Thohir Berencana Nginap di Lokasi Asli KKN di Desa Penari, Dimanakah Itu ?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), hipospadia merupakan kelainan bawaan saat lahir pada anak laki-laki.

Di mana pembukaan uretra tidak terletak di ujung penis. Pada anak laki-laki dengan hipospadia, uretra terbentuk secara tidak normal selama minggu pada usia kehamilan ke-8-14 pekan.

Baca juga: Ada Apa dengan Hari Kebangkitan Nasional?

Pembukaan abnormal dapat terbentuk di mana saja dari tepat di bawah ujung penis hingga skrotum. Ada beberapa jenis hipospadia; beberapa bisa berdampak kecil dan beberapa lebih parah.

Sementara menurut keterangan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI), hipospadia merupakan kelainan bawaan lahir bidang urologi yang paling sering dijumpai.

Kelainan tersebut melibatkan saluran berkemih, penis, dan kulit penis. Angka kejadian hipospadia bervariasi di tiap negara. Kemungkinan kelainan ini terjadi adalah 1/250-300 kelahiran laki-laki.

Namun, kemungkinan hipospadia akan meningkat 13 kali lebih sering pada laki-laki yang saudara dan orang tuanya menderita hipospadia.


Informasi Anda Genggam


Loading...