Menu

PKS Tak Setuju Dengan Imbauan Mendikbud Nadiem Makarim Soal Pembelajaran Tatap Muka

Azhar 19 Mar 2021, 15:52
Politisi PKS Mardani Ali Sera. Foto; Twitter
Politisi PKS Mardani Ali Sera. Foto; Twitter

RIAU24.COM - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera tak setuju dengan imbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang bakal membuka sekolah setelah proses vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pendidikan rampung.

Penolakan ini diutarakannya melalui akun Twitter miliknya @MardaniAliSera, Jumat, 19 Maret 2021.

Alasannya, karana kekebalan kelompok di lingkungan setiap sekolah belum terbentuk.

Meskipun guru dan tenaga pendidik sudah diberikan vaksin.

"Mengingat jumlah siswa 10 x lipat dari jumlah guru dan belum mendapat vaksin," tulisnya.

Harusnya, hanya sekolah di daerah zona hijau atau risiko penularan Covid-19 rendah yang diperbolehkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka.

"Selain itu, sekolah juga mesti sudah siap dengan protokol kesehatan. Baik dari pihak manajemen sekolah, guru sampai seluruh pegawai sekolah," tulisnya.

Semua ini menurutnya merujuk dari data Kemendikbud terkait kesiapan belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Dimana baru menunjukkan 280.372 atau 52,44 persen sekolah yang telah mengisi kesiapan proses belajar mengajar di tengah pandemi.

"Sedangkan baru 10 persen yang sudah menyatakan siap. Ini harus dipertimbangkan secara matang," tulisnya.