Banjir Bandang Hantam Sidney, Rumah Calon Pengantin Ini Tersapu Air

Devi
Senin, 22 Maret 2021 | 10:00 WIB
Foto : Indometro R24/dev Foto : Indometro

RIAU24.COM -  Orang-orang di bagian barat laut Sydney diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka pada tengah malam pada hari Minggu, karena hujan lebat terus melanda pantai timur Australia, memicu banjir yang menyebabkan kerusakan luas di seluruh wilayah tersebut.

Pihak berwenang mengeluarkan peringatan risiko banjir dan evakuasi di sekitar 12 wilayah di negara bagian New South Wales (NSW), di mana Sydney adalah ibu kotanya, dan memperingatkan tentang situasi yang berpotensi "mengancam jiwa" di wilayah tersebut.

Baca juga: Hongaria: PM Larang LGBTQ dan Transgender, Rakyat Ngamuk

Sejumlah sekolah terdampak, ditutup pada Minggu. Penduduk diimbau bekerja di rumah. Banjir juga menyapu bangunan penduduk, di antaranya villa yang akan digunakan sebagai tempat menikah pasangan di Sydney.

Sarah Soars dan Joshua Edge seharusnya menggelar pernikahan di tepi sungai, pada Sabtu, 20 Maret 2021. 

Baca juga: Pria dengan Istri dan Anak Terbanyak di Dunia Meninggal di India

Mereka menyewa vila di Mondrook, utara Sydney. Namun banjir menyapu vila tersebut. Pasangan yang telah bersama selama sembilan tahun, tak berada dalam bangunan tersebut, ketika banjir terjadi.

Banjir diperkirakan tak akan surut hingga Selasa. Sedikitnya tujuh tempat pengungsian dibuka sepanjang wilayah tersebut.

Banjir diprediksi sebagai kejadian yang berlangsung setiap 100 tahun sekali. Dam Warragamba di Sydney meluap pertama kali dalam beberapa tahun terakhir. Dam ini menjadi sumber utama bagi kebutuhan air bersih penduduk Sydney. (Bbc)
 


Informasi Anda Genggam


Loading...