Menu

Update: Jutaan Warga Brasil Tercekik, Lonjakan COVID-19 Menciptakan Krisis Oksigen yang Mengerikan

Devi 25 Mar 2021, 09:31
Foto : CNBC Indonesia
Foto : CNBC Indonesia

Di hampir semua 26 negara bagian Brasil dan distrik federal-nya, unit perawatan intensif COVID telah menjadi sangat kelebihan beban, dengan beberapa di antaranya dengan kapasitas 100 persen, sehingga muncul laporan tentang pasien yang meninggal di lantai rumah sakit karena tidak adanya tempat tidur yang tersedia. Kematian lainnya telah dilaporkan karena kekurangan oksigen karena permintaan yang sangat tinggi.

Di kota Campo Bom, di negara bagian Rio Grande do Sul, enam pasien COVID meninggal Jumat lalu karena masalah pasokan oksigen di Rumah Sakit Lauro Reus. Saksi lokal menggambarkan adegan teror ketika dokter berteriak minta tolong ketika tangki penyimpanan cairan dikosongkan selama 30 menit. Menurut pernyataan dari rumah sakit, kematian tersebut disebabkan oleh kegagalan sistem distribusi oksigen, bukan karena kekurangan oksigen.

Namun, Lannes Osorio, sekretaris kesehatan rumah sakit tersebut, menginformasikan kepada Al Jazeera bahwa masalah tersebut terjadi akibat kelebihan unit perawatan intensif COVID yang saat ini beroperasi pada 300 persen di atas rata-rata.

Masalah pasokan oksigen rendah tidak terbatas pada rumah sakit atau negara bagian kita, ini masalah nasional, katanya.

Bahkan São Paulo, kota terkaya di Brasil, tidak kebal terhadap kekurangan oksigen di rumah sakit yang merawat pasien COVID. Kurang dari 12 jam kemudian, kejadian serupa terjadi di rumah sakit EPA Ermelino Matarazzo di sisi timur ibu kota.

Kota tersebut melaporkan bahwa 10 pasien harus dipindahkan pada Jumat malam karena kurangnya masukan oksigen. Namun, sekretaris kesehatan São Paulo juga meremehkan stok oksigen yang tidak mencukupi, memberi tahu Al Jazeera bahwa masalahnya semata-mata bersifat teknis.

Halaman: 123Lihat Semua