Tegas! Mahfud Sebut Bom Bunuh Diri di Makassar Tak Terkait Agama

M. Iqbal
Minggu, 28 Maret 2021 | 20:12 WIB
Menko Polhukam, Mahfud Md R24/ibl Menko Polhukam, Mahfud Md

RIAU24.COM - Adanya aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan jika hal itu tidak berkaitan dengan agama apapun.

Dilansir dari Detik.com, Mahfud menegaskan aksi tersebut murni sebuah teror. "Peristiwa ini tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Ini adalah teror," kata Mahfud dalam jumpa pers virtual, Ahad 28 Maret 2021.

Dikatakan Mahfud, pemerintah mengutuk keras aksi bom bunuh diri tersebut. Dia juga telah memerintahkan kepada aparat penegak hukum untuk mengejar jaringan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Baca juga: Tak Terima Anaknya Disuruh Cuci Kaki Sebelum Masuk Rumah, Pria Ini Aniaya Tetangganya dan Membanting Kucing Didekatnya

"Maka dengan ini pemerintah menyatakan mengutuk keras tindakan bom bunuh diri tersebut dan telah memerintahkan kepada aparat penegak hukum dan aparat-aparat lain yang terkait dengan tugas pemberantasan terorisme, yang saya sebutkan ada 6 institusi tadi, untuk mencari dan mengejar pihak-pihak yang mengetahui, berhubungan atau menjadi bagian dari pelaku atau kelompok tersebut," jelas Mahfud.

Dia kemudian menegaskan, pemerintah tidak pernah mentolerir segala aksi teror. "Pemerintah sejak dulu tidak pernah dan tidak akan pernah menolerir segala perbuatan yang mengarah pada teror dan tindakan teror," ujarnya lagi.

Baca juga: Kisah Mengharukan Dari Seorang Ayah yang Bekerja Antar Jemput Galon Sambil Menggendong Putrinya yang Masih Balita

Mahfud menjelaskan, berdasarkan UU Terorisme, aksi bom bunuh diri tersebut merupakan kejahatan yang serius. Aksi teror tersebut, kata dia, membahayakan ideologi dan keamanan negara.

"Kejahatan yang serius yang membahayakan ideologi negara keamanan negara nilai-nilai kemanusiaan dan berbagai kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara," tandasnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...