Menu

Update: Korban Kematian Akibat COVID-19 di Meksiko Ternyata Jauh Lebih Tinggi Dari Angka Resmi

Devi 31 Mar 2021, 09:59
Foto : Kompas.com
Foto : Kompas.com

Monarrez mengatakan spesialisasinya adalah terapi fisik tetapi di tengah jumlah pasien COVID yang sangat banyak tahun lalu, seluruh rumah sakit dan semua staf dikerahkan untuk hanya merawat pasien COVID. Dia telah bekerja di ruang gawat darurat rumah sakit di mana, selama bulan-bulan puncak, rumah sakit itu begitu penuh sehingga dia harus merawat pasien yang sakit parah di kursi di ruang tunggu.

Monarrez mengatakan di tengah kapasitas rumah sakit yang terbatas, banyak pasien dengan gejala COVID sedang dipulangkan, tanpa dites. Banyak yang kemudian menjadi sakit parah dan meninggal di rumah. Banyak pasien lain di rumah sakit meninggal sebelum hasil tes positif dikembalikan. Sertifikat kematian mereka sering menyebutkan "dugaan COVID-19" atau "pneumonia atipikal" sebagai alasan kematian.

Pemerintah mengatakan peninjauan sertifikat kematian mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen "kematian berlebih" di negara itu kemungkinan adalah kasus COVID. Sejak pandemi dimulai, data baru mengungkapkan bahwa terdapat 417.002 kematian berlebih di Meksiko, yang merupakan perbedaan antara perkiraan kematian berdasarkan tahun-tahun sebelumnya dan yang dilaporkan.

“Ini memalukan,” Laurie Ann Ximenez-Fyvie, kepala Laboratorium Genetika Molekuler di Universitas Otonomi Nasional Meksiko.

“Meksiko saat ini adalah negara yang memiliki salah satu tingkat kematian berlebih per populasi tertinggi di seluruh dunia,” kata Ximenez-Fyvie kepada Al Jazeera.

“Ini adalah hasil dari melakukan segala sesuatu yang salah,” katanya.

Halaman: 123Lihat Semua