Disebut-Sebut Mampu Mempercepat Persalinan, Ternyata Rumput Fatimah Sangat Berbahaya Bagi Janin, Ini Alasannya...

Devi
Rabu, 31 Maret 2021 | 10:42 WIB
Foto : The Asian Parent R24/dev Foto : The Asian Parent

RIAU24.COM -  Saat ini, cukup banyak wanita hamil yang mengkonsumsi rumput fatimah, hal dikarenakan rumput fatimah merupakan salah satu herbal asli Indonesia. Ramuan rumput fatimah biasanya diformulasikan menggunakan rempah-rempah, kombinasi rempah-rempah, dan resep bervariasi. Namun, obat ini tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

Rumput fatimah atau Labisia Pumila mengandung oksitosin, zat yang digunakan oleh tubuh untuk merangsang kontraksi rahim, sehingga diyakini dapat mempercepat persalinan. Zat mirip oksitosin yang terkandung dalam rumput fatimah sama dengan obat yang diberikan untuk merangsang kontraksi. Sayangnya oksitosin yang terkandung di dalamnya tidak dapat diukur.

Semakin lama direndam, kadar oksitosin yang terlarut menjadi lebih terkonsentrasi.

Dilansir dari portal resmi MyHealth Kementrian Kesehatan Malaysia, ternyata cukup berbahaya. Apa saja bahaya dari rumput fatimah untuk persalinan?

1. Memaksa kontraksi
Kandungan senyawa phytochemical dalam rumput fatimah dapat mendorong kontraksi untuk berjalan cepat. Namun, jika kontraksi dilakukan dengan paksa akan membahayakan janin, dan menyebabkan janin mati di dalam rahim.

2. Membuat janin stres
Ketika seseorang mengkonsumsi rumput fatimah, oksitosin dalam tubuhnya akan meningkat. Oksitosin sendiri membantu proses kontraksi uterus. Bila oksitosin meningkat, kontraksi rahim juga akan meningkat. Bahaya rumput fatimah ini dapat menyebabkan janin menjadi stres.

3. Rahim kurang darah
Rumput fatimah yang dapat merangsang kontraksi rahim secara terus menerus juga dapat memicu atonia uterus. Adalah mungkin bagi otot uterus untuk gagal mempertahankan kontraksi setelah melahirkan. Akibatnya, pembuluh darah di daerah plasenta tidak bisa ditekan.

4. Menyebabkan perdarahan
Jika rumput fatimah direndam terlalu lama, tingkat oksitosin dalam air perendaman yang diambil akan meningkat. Ini akan sangat berbahaya bagi ibu dan janin. Selain itu, dapat mengancam keselamatan janin, juga dapat menyebabkan perdarahan hebat pada wanita hamil.

5. Pecah rahim
Kontraksi pada rahim tentu akan membuat rahim bekerja lebih keras. Jika rumput fatimah terus diminum, dapat menyebabkan kondisi rahim kelelahan, hingga mungkin pecah atau merobek dinding rahim.

6. Kematian ibu dan janin
Terlalu sering kontraksi akan menyebabkan bayi mengalami kekurangan oksigen. Jika terus berlanjut, bayi akan mengalami gagal jantung sehingga mengakibatkan kematian. Demikian juga dengan ibu, pecahnya rahim membuat ibu mengalami goncangan yang menyebabkan kematian.

Menurut Prof Dr Suhaila Mohamed dari Bioscience Institute of Universiti Putra Malaysia (UPM) mengatakan obat herbal memang telah dikenal secara turun-temurun, namun tidak terbukti secara ilmiah mengenai keamananya. Untuk itu, jika ibu khawatir akan membahayakan diri dan janin, sebaiknya pikirkan dengan matang terlebih dahulu.


Informasi Anda Genggam


Loading...