Kata Kubu Moeldoko Setelah Pemerintah Tolak Hasil KLB

Azhar
Kamis, 01 April 2021 | 08:41 WIB
Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Internet R24/azhar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat (PD) kubu pimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems membeberkan bukti menarik usai pemerintah menolak kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurutnya, penolakan tersebut menjadi bukti jika sama sekali tidak ada interpensi pemerintah untuk mengurusi internal Partai Demokrat dikutip dari sindonews.com, 1 April 2021.  

Tambahnya, juga membuktikan bahwa Moeldoko telah difitnah oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga: Relawan Sebut yang Menjadi Lawan Jokowi Adalah Orang di Dalam Lingkarannya: Sudah Saatnya Reshuffle Kabinet

Menurutnya, SBY dan AHY menuduh pemerintah berada di belakang Partai Demokrat versi KLB tersebut.

"Marilah kita menggunakan cara politik yang cerdas, bersih dan santun, bukan cara-cara liar dan menebar kebohongan dan fitnah kepada masyarakat," sebutnya.

Baca juga: Karena Hal Ini, Pakar Sarankan Jokowi Lakukan Perombakan Kabinet Lagi

Termasuk kabar tak sedap yang menurutnya dikembangkan oleh orang tidak bertanggung jawab yang menuduh Moeldoko mau mengkudeta beberapa partai politik lainnya.

Saiful menegaskan, hal itu merupakan fitnah kejam yang sama sekali tidak benar dan telah dibantah langsung oleh pimpinan pimpinan partai.

Padahal menurutnya, Moeldoko memimpin partai berlambang bintang mercy didasari untuk membenahi proses demokrasi yang berkembang di internal partai.


Informasi Anda Genggam


Loading...