Ada Mutasi Corona Eek di Jakarta, Ini Kata Pakar

Azhar
Selasa, 06 April 2021 | 23:34 WIB
Ilustrasi. Foto: Internet R24/azhar Ilustrasi. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi memastikan jika Jakarta menjadi wilayah pertama yang disinggahi kasus varian corona Eek atau E484K.

Kehadirannya dikonfirmasi sejak Februari silam dikutip dari kumparan.com, Selasa, 6 April 2021.

"Iya, di wilayah DKI Jakarta," kata Nadia.

Baca juga: Siap-siap! Puluhan Channel TV Ini Bakal Berhenti Siaran di Indonesia

Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus ini, Siti Nadia beserta jajaran terkait sedang melakukan pelacakan kasus untuk mendeteksi potensi penularan penyakit berdasarkan kontak erat.

"Kita sedang melaksanakan pelacakan kasus kontak," katanya.

Baca juga: Sophia Latjuba Unggah Foto Peluk Calon Menantu, Netizen Langsung Sebut Begini

Untuk diketahui, mutasi E484K bukanlah varian baru yang berdiri sendiri.

Mutasi ini terjadi pada berbagai belahan dunia dan telah ditemukan di berbagai varian termasuk Variant of Concern (VOC). ⁣

Artinya, mutasi S E484K adalah perubahan asam amino urutan ke-484 dari E menjadi K pada protein Spike dari SARS-CoV-2.⁣


Virus Eek
Informasi Anda Genggam


Loading...