Ngamuk Minta Bir di Pesawat, Wanita Ini Ancam akan Ledakkan Pesawat

Amerita
Kamis, 08 April 2021 | 10:32 WIB
google R24/ame google

RIAU24.COM -  Hannah Lee Pierson didakwa atas kekacauan yang diciptakannya selama penerbangan di Air New Zealand pada November tahun lalu.

Saat para kru pesawat menyajikannya makanan dan minuman, Hannah meminta mereka membawakannya segelas anggur.

Baca juga: Bibir Siswa Berumur 7 Tahun Ini Memar dan Bengkak Setelah Guru Menamparnya Karena Hal Sepele


Para awak menjelaskan kepada Hannah bahwa ia harus membeli anggur secara terpisah karena tiket penerbangannya tidak mencakup minuman anggur.

Ngamuk, ia mulai memaki-maki para awak pesawat dengan kalimat tak pantas.

"Saya gak peduli, bawakan saya anggur," pekiknya kepada salah satu pramugari.

Dia kemudian berdiri dan berteriak lagi, "Aku akan mengambilnya sendiri. Sialan, bawakan aku anggur," ujarnya.

Baca juga: Gadis Cantik Asal Malaysia Ini Berbagi Pengalaman Mengerikan Saat Bertemu Seorang Pria yang Nekat Masturbasi di Dalam Kereta Api


Hannah kemudian diduga mencengkram lengan seorang kru, meremasnya dengan keras dan menggerakkan kepalanya seolah-olah akan menanduk awak tersebut.

Hannah bahkan mengancam akan meledakkan pesawat apabila para awak tak membawakannya anggur.

"Ambilkan aku anggur atau aku akan meledakkan pesawat ini," pekiknya.

Hannah Lee Pierson diborgol oleh awak kapal, lalu mengikatnya dengan aman ke kursi menggunakan sabuk pengaman cadangan.

Ada 72 penumpang lainnya di dalam penerbangan tersebut. Hannah diduga tertidur sekitar 90 menit sebelum tiba di Bandara Auckland, tetapi melanjutkan caciannya saat mendarat di Selandia Baru.

Hannah hadir di persidangan pada Rabu (7/4). Dia mengakui segala tuduhan yang dilayangkan padanya, mulai dari berperilaku tak tertib hingga menyakiti seorang awak pesawat.

Hakim Alistair Garland bertanya kepada pengacaranya apakah Hannah memiliki masalah alkohol. Hannah mengakui bahwa alkohol pernah menjadi masalah di masa lalu.

Hannah Lee Pierson telah ditahan dengan jaminan, akan dijatuhi hukuman pada 23 Juni mendatang.


Informasi Anda Genggam


Loading...