7 Trik Psikologi Untuk Memenangkan Hati Orang Lain, Berani Coba?

Rizka
Sabtu, 10 April 2021 | 23:18 WIB
google R24/riz google

RIAU24.COM -  Dalam berinteraksi, kamu membutuhkan komunikasi yang baik agar dapat menyampaikan dan memperoleh pesan dengan utuh. Namun, ternyata bukan itu saja. Kamu membutuhkan cara lain untuk memenangkan hati orang lain. Salah satunya dengan menggunakan trik psikologi dalam berinteraksi.

Berikut tujuh trik psikologi yang dapat kamu gunakan untuk memenangkan hati orang lain.

1. Taruhlah ‘kakimu’ di sepatu orang lain supaya dapat memahaminya

Saat berkomunikasi dengan lawan bicara, cobalah untuk berbaur di lingkungannya. Misalnya dengan meniru perilaku orang lain, bahkan pola bicaranya. Artinya, kamu dapat melihat bagaimana gaya berkomunikasi orang lain sehingga dapat menemukan cara untuk memenangkan hatinya.

Baca juga: Triawan Munaf Mengkhawatirkan Kerumunan Massa di Pusat Perbelanjaan, Berharap Tidak Ada Covidiots

2. Perbanyak mengangguk ketika berbicara dengan orang lain

Banyaklah mengangguk ketika kamu berbicara dengan orang lain, terutama ketika kamu ingin meminta bantuan. Para ilmuwan telah menemukan bahwa ketika orang menganguk sambil mendengarkan sesuatu, orang lebih cenderung berada dalam situasi ‘setuju’dengan ide atau pernyataanmu.

3. Diam dan dengarkanlah, jangan memotong pembicaraan

Jangan mengoreksi orang lain ketika mereka melakukan kesalahan. Sebenarnya ada cara untuk menunjukkan ketidaksetujuan dan mengubahnya menjadi percakapan sopan. Bukan berdebat, namun mendengarkan apa yang orang lain katakan dan berusaha untuk memahami bagaimana perasaannya.

4. Memulai pembicaraan dengan penawaran bukan langsung menyerang

Mulailah sebuah pembicaraan dengan penawaran yang memungkinkan tidak bisa ditolak oleh lawan bicara. Namun, jangan mulai dengan satu permintaan dan segera menyerang dengan penawaran yang lain. Psikolog menemukan bahwa jauh lebih efektif jika kamu menunggu 1 atau 2 hari untuk membuat permintaan kedua.

5. Ketika lelah, mintalah bantuan

Mintalah bantuan ketika kamu mulai lelah. Ketika seseorang lelah, lebih rentan untuk meminta bantuan, entah itu pernyataan atau permintaan. Terkadang orang-orang lelah bukan hanya butuh fisik, mental seseorang juga bisa lelah. Orang lain akan membantu jika kamu memang benar-benar lelah.

6. Jangan pelit ketika menyanjung orang lain

Baca juga: Ketika Aksi Memasung Para Penyandang Cacat Meningkat Di Tengah Pandemi

Sudah pasti, sanjungan akan membuat orang lain merasa senang. Hal ini perlu kamu lakukan untuk merasa senang. Hal ini perlu kamu lakukan untuk menyenangkan hati orang lain. Terlebih, saat lawan bicara melakukan sesuatu yang sudah berhasil. Namun, sanjungan ini harus masuk akal dan tidak dibuat-buat.

7. Panggil namanya, bukan panggil sebutannya

Gunakan panggilan nama atau jabatan seseorang ketika hendak memanggil atau berkomunikasi. Tergantung dengan kondisi, apakah lawan bicara lebih senang dipanggil dengan nama langsung atau jabatan yang di dudukinya, missal memanggil sebutan ‘bos’bagi atasan.


Informasi Anda Genggam


Loading...