Menu

Dipertanyakan, Maksud Prabowo Bentuk Pasukan Pengawal Khusus di Kemenhan

Satria Utama 13 Apr 2021, 09:00
Anggota Kopassus, pasukan terlatih yang dimiliki Indonesia
Anggota Kopassus, pasukan terlatih yang dimiliki Indonesia

RIAU24.COM -  Pembentukan Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) yang dibentuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapat perhatian dari publik. Prabowo pun diminta menjelaskan maksug pembentukan pasukan khusus tersebut mengingat selama ini sudah ada pasukan yang disiapkan untuk pengawalan Menhan dan tamu VVIP.

Ketua DPP PPP, Syafullah Tamliha berharap ada penjelasan langsung dari Prabowo mengenai tugas, pokok, dan fungsi Denwalsus dan sumber anggarannya.

“Agar tidak tumpang tindih dengan empat matra, yaitu Mabes TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara," katanya kepada wartawan, Senin (12/4) seperti dilansir RMOL.

Selama ini, pengawalan untuk Menhan adalah kewenangan TNI dan dilakukan berlapis dari Unit Organisasi (UO) Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. “Pengawalan tersebut juga berlaku bagi tamu Menhan dari negara sahabat," sebutnya.

Sementara itu, Jurubicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa sejak awal ada prajurit yang ditugaskan Markas Besar TNI dari tiga matra menjadi grup atau pasukan jajar kehormatan di Kementerian Pertahanan.

Tugasnya melakukan upacara jajar kehormatan atau upacara militer penyambutan tamu-tamu VVIP Kementerian Pertahanan.

Di era Prabowo, ada perbedaan mengenai kriteria pasukan ini. Dia ingin agar Mabes TNI menyediakan pasukan jajar kehormatan yang representatif dari personal TNI.

Artinya, personel militer Indonesia yang kelihatan gagah dan  secara fisik merepresentasikan prajurit-prajurit yang kuat dan sebagainya.

"Sehingga ketika upacara jajar kehormatan, para tamu-tamu melihat sosok-sosok militer Indonesia itu mumpuni dengan personel-personel yang bugar dan kemudian menarik,” tutupnya.***